kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Permata bidik pertumbuhan kredit korporasi 28%


Senin, 29 Juli 2013 / 12:21 WIB
Permata bidik pertumbuhan kredit korporasi 28%
ILUSTRASI. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan, Rusia bertujuan untuk menghapus Ukraina, sejarah, dan rakyatnya.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) berupaya menggenjot kredit korporasi. Hingga akhir tahun ini, Permata berharap kredit korporasinya mampu tumbuh 28%.

"Target akhir tahun sekitar 20%-28%," ucap Direktur Wholesale Banking Permata, Roy Arfandy, di Gedung World Trade Center 2, Senin, (29/7).

Roy menyebut bahwa selama ini Bank Permata banyak menggenjot penyaluran kredit pada sektor makanan dan minuman. Meski begitu, kredit makanan dan minuman di Permata hanya memegang porsi 7%. Roy menyebut bahwa dari seluruh kredit yang Permata salurkan, porsi berbagai sektor hampir merata. "Kami merata, porsi-porsinya tak ada yang lebih dari 10%," sebutnya.

Selain sektor makanan dan minuman, sektor logistik serta transportasi juga menjadi andalan Permata. Bank yang sahamnya dimiliki oleh Grup Astra Internasional ini pernah menargetkan penyaluran kredit sektor transportasinya mencapai US$ 210 juta pada akhir tahun. Hingga saat ini, Roy mengaku bahwa yang sudah terserap baru sekitar 70%.

Pada kuartal pertama 2013, kredit Permata mampu bertumbuh 36% dari Rp 74,04 triliun ke posisi Rp 100,7 triliun. Di situ, kredit korporasi memegang porsi 46%. Roy menyebut bahwa melihat kondisi saat ini, pihaknya merasa pertumbuhan di kuartal kedua tidak akan mencapai 30%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×