kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.801   -29,00   -0,17%
  • IDX 8.260   127,92   1,57%
  • KOMPAS100 1.168   22,26   1,94%
  • LQ45 840   10,28   1,24%
  • ISSI 294   6,07   2,10%
  • IDX30 435   4,41   1,02%
  • IDXHIDIV20 519   0,72   0,14%
  • IDX80 130   2,27   1,77%
  • IDXV30 142   0,98   0,69%
  • IDXQ30 141   0,28   0,20%

Persaingan Semakin Sengit, Saham Bank Digital Belum Menarik Dikoleksi


Rabu, 28 Februari 2024 / 14:26 WIB
Persaingan Semakin Sengit, Saham Bank Digital Belum Menarik Dikoleksi
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Bank Neo Commerce (BNC) di Jakarta, Kamis (4/1/2024). (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Andrey bilang jika The Fed benar-benar menurunkan suku bunga di periode tersebut, likuiditas market diharapkan akan membaik. Meskipun, ia menilai saat ini sejatinya valuasi bank digital sekarang lebih menarik, karena harga sahamnya turun.

Di sisi lain, bank digital ini masih perlu memiliki katalis fundamental yang kuat agar menggerakkan harga sahamnya. Antara lain, perbaikan kualitas kredit mulai dari rasio NPL dan rasio LAR.

“Kebanyakan bank digital NPL-nya masih tinggi, dibandingkan bank konvensional,” ujarnya.

Ia melihat saat ini emiten bank digital yang bisa dicermati adalah BBYB dan ARTO karena harganya sudah cukup turun. Di mana, juga sudah mulai ada perbaikan penghasilan secara bulanan di Oktober dan November 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×