kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Pinjol ilegal bikin benjol, tapi tumbuh subur, OJK ungkapkan penyebabnya


Rabu, 27 Oktober 2021 / 23:43 WIB
Pinjol ilegal bikin benjol, tapi tumbuh subur, OJK ungkapkan penyebabnya
ILUSTRASI. Petugas Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menata barang bukti perlengkapan komputer saat rilis kasus peminjaman online ilegal di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (15/10/2021). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Pinjaman online (pinjol) ilegal bikin repot banyak orang dan pemerintah. Bunga tinggi dan cara penagihan menggunakan nomor kontak ponsel bikin masyarakat resah.

Pekan lalu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menyampaikan, OJK selama ini melakukan berbagai kebijakan memberantas pinjaman online ilegal melalui Satgas Waspada Investasi (SWI). Termasuk menjalankan berbagai program edukasi kepada masyarakat menggunakan financial technology (fintech) lending terdaftar atau berizin.

SWI juga melakukan cyber patrol, melakukan pemblokiran rutin situs dan aplikasi pinjol ilegal, menertibkan koperasi simpan pinjam yang menawarkan pinjaman online, melakukan pelarangan payment gateway, dan melakukan proses hukum terhadap pinjol ilegal.

Dalam situsnya, OJK mengungkapkan penyebab tetap suburnya pinjol ilegal. 

Dari sisi pelaku pinjol ilegal:
1. Kemudahan mengunggah aplikasi/situs/website 
2. Kesulitan pemberantasan dikarenakan lokasi server banyak ditempatkan di luar negeri 

Dari sisi masyarakat (korban) 
1.,Tingkat literasi masyarakat masih rendah. Sehingga tidak melakukan pengecekan legalitas. Selain itu juga  erbatasnya pemahaman terhadap pinjol.
2. Adanya kebutuhan mendesak karena kesulitan keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×