kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45940,71   5,37   0.57%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PNM Buka Peluang UMKM Melalui Sistem Kerjasama dan Bermitra


Jumat, 01 Maret 2024 / 18:43 WIB
PNM Buka Peluang UMKM Melalui Sistem Kerjasama dan Bermitra
ILUSTRASI. Pedagang ukm kuliner melayani pembeli di Pasar Mayestik Jakarta, Rabu (6/7). Hingga Mei 2022, Jamkrindo telah merealisasikan volume penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 82,62 triliun atau naik 65% dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) dengan jumlah UMKM yang dijamin sebanyak 1,84 juta UMKM./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/06/07/2022.


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal

KONTAN.CO.ID - Melalui Layanan Jasa Manajemen dan Kemitraan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendorong pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM membesarkan usahanya dengan sistem kerjasama atau bermitra. Jasa Manajemen dan Kemitraan ini merupakan layanan PNM yang berfokus pada aktivitas pemberdayaan kepada pelaku Usaha di tingkat ultra mikro, mikro dan kecil. 

Layanan ini bisa diberikan melalui beberapa jenis aktivitas contohnya edukasi, pelatihan, jasa konsultasi, jasa pendampingan, serta jasa-jasa lainnya yang berorientasi pada peningkatan taraf hidup penerima manfaat (masyarakat) yang tentunya dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengusaha.

L. Dodot Patria Ary selaku Sekretaris Perusahaan PNM mengatakan dalam rencana kerjanya, Jasa Manajemen dan Kemitraan ini kerjasama atau kolaborasi dengan stakeholder eksternal seperti Pemerintah, BUMN, Multinational Company, Lembaga Nirlaba hingga Lembaga Donor.

Baca Juga: PNM ULaMM Rangkul UMKM dengan Prosedur Mudah

Meski menawarkan beberapa keuntungan, Dodot menambahkan Layanan Jasa Manajemen dan kemitraan cukup selektif dalam melakukan kerjasama dengan calon mitra. 

“Ini dikarenakan fokus kerjasama yang dibangun harus memberikan manfaat baik ke perusahaan dalam bentuk revenue maupun ke nasabah dalam bentuk manfaat/dampak program. Dilain pihak, kerjasama tersebut tidak mengganggu proses bisnis utama yaitu pembiayaan PNM Mekaar,” ungkap Dodot saat dihubungi Kontan, Senin (22/01).

Dodot menambahkan, hingga kini Jasa Manajemen dan Kemitraan ini mendapatkan respon positif terutama dari calon mitra kerja karena PNM hingga kini telah memiliki jumlah nasabah ± 15 juta wanita.

“Jaringan layanan ini tersebar di seluruh Indonesia, pengelolaan pembiayaan dengan mekanisme Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM), dan program-program pemberdayaan yang rutin dilakukan oleh PNM sehingga PNM dikenal sebagai perusahaan yang memiliki social value yang tinggi,” tambahnya. 

Untuk mengikuti Jasa Manajemen dan Kemitraan juga sangat mudah, PNM tidak mematok syarat khusus hanya cukup berkomunikasi dengan  tim PNM terkait.

“Tidak ada syarat yang khusus. Calon mitra dapat berkomunikasi dengan tim PNM terkait untuk melakukan design kerjasama yang dilandaskan dengan mutual benefit,” ungkap Dodot.

Tahun 2024, PNM menargetkan pertumbuhan kinerja Jasa Manajemen dan Kemitraan meningkat minimal 100% dari target yang telah ditetapkan. Optimisme ini berasal dari dari fokus Jasa Manajemen dan Kemitraan pada pengkayaan jenis manfaat atau aktivitas pemberdayaan yang dapat diterima oleh para nasabah PNM.

Baca Juga: Kolaborasi Mantri BRI dan Agen BRILink Perkuat Ekosistem Mikro

“Untuk strateginya, kami akan meningkatkan layanan berupa memberikan layanan terbaik dalam peningkatan manfaat dan jangkauan program kepada mitra eksisting, membina komunikasi dengan stakeholder setempat (pemerintah daerah), dan publikasi program secara efektif,” tutup Dodot. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×