kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Redenominasi Tidak Akan Pengaruhi Inflasi


Selasa, 03 Agustus 2010 / 15:38 WIB


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menegaskan, penerapan kebijakan redenominasi rupiah tidak akan mempengaruhi tingkat inflasi. Gubernur BI terpilih Darmin Nasution menjelaskan, inflasi terjadi ketika jumlah uang yang beredar jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah barang yang ada.

"Ini netral terhadap inflasi. Dampak uang (dengan jumlah nol) besar dengan kecil sama saja, netral," katanya, Selasa (3/8).

Meski nanti BI akan mengeluarkan uang dengan jumlah nominal yang sudah dikurangi, otoritas memastikan hal itu sudah diperhitungkan antara uang yang masuk dengan yang keluar. "Tidak ada kaitan langsung dengan pencetakan yang karena jumlah uang yang dicetak tidak berubah," katanya.

Redenominasi tidak akan menambah uang beredar. Uang lama akan bertahap ditarik dari peredaran, dan BI akan mengeluarkan uang dengan nominal baru sejumlah uang yang telah ditarik. "Kalau terlalu banyak uang beredar, itu bisa inflasi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×