kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Rencana Bank Jatim naik kelas terpaksa mundur


Selasa, 23 Juli 2013 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Rabu, 23 Februari 2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/28/01/2022.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa

JAKARTA. PT Bank Jawa Timur Tbk (BJTM) menargetkan untuk naik ke kategori Bank Umum berdasarkan Kegiatan Usaha (BUKU) 3 pada bulan Juni tahun ini. Namun ternyata, target tersebut harus mundur ke akhir tahun 2013.

“Kami perkirakan baru akhir tahun baru modal bisa mencapai Rp 5 triliun,” sebut investor relation manager Bank Jatim, Ferdian Satyagraha, kepada KONTAN, Selasa, (23/7).

Untuk masuk ke kategori BUKU 3, perbankan harus memiliki modal inti minimum Rp 5 triliun. Sedangkan pada posisi Juni, modal inti Bank Jatim baru mencapai Rp 4,5 triliun.

Bank Jatim pun merasa modal tersebut tak akan tergerus terlalu jauh karena ekspansi kredit. Pasalnya, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Jatim pun masih tinggi, yaitu 22,72%.

Untuk dapat mencapai target naik kelas ke BUKU 3 tersebut, Ferdian berharap pihaknya tak membagi dividen tak terlalu tinggi. Ia ingin sekitar 30-40% perolehan laba dapat masuk ke cadangan umum.

Di akhir tahun lalu, total laba Bank Jatim yaitu Rp 724,63 miliar. Dari situ, dividen yang dibagi mencapai 81,8% atau Rp 592,75 miliar. Sedangkan, sisanya 18,2% atau senilai Rp 131,88 miliar ditetapkan sebagai cadangan umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×