kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Rencana subdebt tertunda, BSM akan disuntik Rp 1 T


Kamis, 18 Agustus 2016 / 09:46 WIB
Rencana subdebt tertunda, BSM akan disuntik Rp 1 T


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. PT Bank Mandiri Tbk akan menyuntikan modal ke Bank Mandiri Syariah (BSM). Pahala N. Mansury, Direktur Keuangan dan Treasuri Bank Mandiri menyampaikan, akan menambahkan modal ke anak usaha tahun 2016 ini, karena BSM akan menunda rencana penerbitan sukuk subdebt.

Bank Mandiri ingin menyuntikan modal ke BSM karena kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) BSM berada pada level 13,69% per Juni 2016. Angka ini sebenarnya naik dibandingkan posisi 11,97% per Juni 2015. “Kami akan menyuntikan modal ke BSM senilai Rp 1 triliun,” kata Pahala, belum lama ini.

BSM memiliki modal senilai Rp 6,55 triliun per semester I-2016 atau naik 13,65% dibandingkan posisi Rp 5,77 triliun per semester I-2015. Rinciannya, modal inti senilai Rp 5,55 triliun, dan modal pelengkap Rp 1 triliun. Andai ditambah Rp 1 triliun maka modal BSM menjadi Rp 7 triliun tahun 2016 ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×