kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Rencana subdebt tertunda, BSM akan disuntik Rp 1 T


Kamis, 18 Agustus 2016 / 09:46 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. PT Bank Mandiri Tbk akan menyuntikan modal ke Bank Mandiri Syariah (BSM). Pahala N. Mansury, Direktur Keuangan dan Treasuri Bank Mandiri menyampaikan, akan menambahkan modal ke anak usaha tahun 2016 ini, karena BSM akan menunda rencana penerbitan sukuk subdebt.

Bank Mandiri ingin menyuntikan modal ke BSM karena kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) BSM berada pada level 13,69% per Juni 2016. Angka ini sebenarnya naik dibandingkan posisi 11,97% per Juni 2015. “Kami akan menyuntikan modal ke BSM senilai Rp 1 triliun,” kata Pahala, belum lama ini.

BSM memiliki modal senilai Rp 6,55 triliun per semester I-2016 atau naik 13,65% dibandingkan posisi Rp 5,77 triliun per semester I-2015. Rinciannya, modal inti senilai Rp 5,55 triliun, dan modal pelengkap Rp 1 triliun. Andai ditambah Rp 1 triliun maka modal BSM menjadi Rp 7 triliun tahun 2016 ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×