kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.718   22,66   0,40%
  • KOMPAS100 739   3,49   0,48%
  • LQ45 561   3,90   0,70%
  • ISSI 199   0,28   0,14%
  • IDX30 317   1,49   0,47%
  • IDXHIDIV20 391   2,03   0,52%
  • IDX80 84   0,34   0,40%
  • IDXV30 107   0,30   0,29%
  • IDXQ30 102   0,50   0,49%

Rupiah melemah, permintaan nasabah BRI masih adem


Rabu, 04 Oktober 2017 / 22:15 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih terdepresiasi. Tercatat per 3 Oktober 2017 Rupiah ditutup melemah 0,01% atau 2 poin di level Rp 13.542 per dolar AS.

Rupiah sempat melesat ke level Rp 13.600, tapi sejumlah bankir menyebut kondisi bisnis tresuri perbankan masih cenderung stabil.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menilai meski rupiah sempat melemah, kondisi pasar masih cukup tenang.

Senior Vice President (SVP) BRI Hexana Tri Sasongko menyebut sampai saat ini tidak ada permintaan mendadak dari nasabah.

"Range kurs rupiah sekarang masih dalam ekspekasi pemerintah," ujarnya kepada KONTAN, Rabu (4/10).

Lebih lanjut, Hexana menambahkan, pihaknya memonitor eksposure nasabah terkait resiko mata uang masih terkendali. Hal ini salah satunya didorong oleh rupiah yang mulai terkoreksi.

Adapun dari sisi bisnis tresuri, bank nomor wahid di Indonesia ini menyebut fluktuasi mata uang rupiah belum berpengaruh banyak. Meski memang ada beberapa perusahaan yang mulai mengamankan dananya.

"Praktis tidak terpengaruh (bisnis tresuri), memang beberapa perusahaan berminat untuk hedging," tambahnya.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×