kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.012   38,00   0,22%
  • IDX 7.035   -101,91   -1,43%
  • KOMPAS100 971   -17,62   -1,78%
  • LQ45 716   -12,50   -1,72%
  • ISSI 245   -4,12   -1,65%
  • IDX30 388   -4,06   -1,04%
  • IDXHIDIV20 484   -2,58   -0,53%
  • IDX80 109   -2,16   -1,94%
  • IDXV30 132   0,27   0,20%
  • IDXQ30 126   -0,92   -0,73%

Saham BNI Meroket Sendirian, Big Banks Lain Merana Merah di Sesi Pertama Hari Ini


Senin, 16 Maret 2026 / 12:53 WIB
Saham BNI Meroket Sendirian, Big Banks Lain Merana Merah di Sesi Pertama Hari Ini
ILUSTRASI. Saham BNI tampil perkasa di sesi pertama hari ini (16/3/2026)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja saham perbankan jumbo alias big banks cenderung melemah di sesi pertama perdagangan hari ini (16/3/2026). Di mana, hanya saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang menguat di sesi tersebut. 

Pada sesi ini, saham BBNI berhasil menguat 2,36% dan ditutup di level Rp 4.340. Alhasil, BNI jadi satu-satunya big banks yang menguat di sesi ini.

Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami penurunan paling dalam.  Disusul oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Baca Juga: Cek Jadwal Operasional Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan BSI Selama Libur Lebaran 2026

Hingga akhir perdagangan sesi pertama, saham BBCA turun 1,09% dan berada di level Rp 6.800 per saham. Berikutnya ada BMRI berada pada level harga Rp 4.720 per saham atau turun 0,63%.

Adapun BBRI terlihat melemah 0,28% ke Rp 3.500 per saham. Saham BBRI sempat turun hingga harga Rp 3.430 di masa awal perdagangan, tapi berhasil kembali naik sampai hampir ke harga netral.

Penguatan saham BBNI sebelumnya telah diproyeksi oleh Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Ia menilai aksi buyback saham yang diumumkan oleh BBNI dan BBCA pekan lalu akan mulai mendongkrak harga saham.

 

"Dengan prospek bisnisnya hingga potensi valuasi di masa mendatang, secara jangka pendek hal ini pasti mendorong harga saham tersebut untuk mengalami kenaikan," kata Nico saat dihubungi Kontan, Jumat (13/3/2026).

Adapun perkiraan Nico tersebut benar mengenai BBNI yang sudah mulai menguat, meskipun sampai saat ini BBCA masih berada dalam zona merah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×