kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.835   10,00   0,06%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Saham Tertekan, BRI Masih Punya Budget Buyback Senilai Rp 2,5 Triliun


Kamis, 30 Oktober 2025 / 11:29 WIB
Saham Tertekan, BRI Masih Punya Budget Buyback Senilai Rp 2,5 Triliun
ILUSTRASI. Pada RUPS Tahunan di 24 Maret 2025, BRI mendapatkan persetujuan melakukan buyback dengan budget Rp 3 triliun dan saat ini masih tersisa Rp 2,5 triliun


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan pada pergerakan saham-saham perbankan, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) belum usai. Alhasil, manajemen BRI pun bakal merealisasikan sisa budget untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback.

Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu mengakui bahwa saat ini saham BRI terbilang undervalued. Di mana, sepanjang tahun 2025 berjalan, BBRI sudah turun sekitar 3,68%.

Kamis (30/10/2025) hingga pukul 11.27 WIB, saham BRI berada di level Rp 3.940 atau naik 1,29% dibanding penutupan hari sebelumnya.

Baca Juga: Bank BJB Catat Laba Bersih Rp 1,14 Triliun hingga Kuartal III 2025

Lebih lanjut, ia membuka potensi melakukan buyback dengan sisa dana yang ada senilai Rp 2,5 triliun. Di mana, pada RUPS tahunan di 24 Maret 2025, BRI mendapatkan persetujuan melakukan buyback dengan budget Rp 3 triliun.

Dengan demikian, BRI baru merealisasikan buyback senilai Rp 500 miliar. Adapun, periode pelaksanaan buyback tersebut baru akan berakhir di Maret 2026 mendatang.

“Sesegera mungkin kalau kita melihat situasi pergerakan harga saham BRI saat ini,” ujar Viviana, Kamis (30/10).

Ia pun menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan OJK terkait dengan keterbukaan informasi sebagaimana ketentuan yang berlaku. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×