kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.795   100,38   1,76%
  • KOMPAS100 753   18,16   2,47%
  • LQ45 571   14,12   2,54%
  • ISSI 200   1,91   0,96%
  • IDX30 323   7,52   2,38%
  • IDXHIDIV20 397   8,10   2,08%
  • IDX80 85   1,96   2,35%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 104   1,95   1,91%

Sarana Multigriya Finansial salurkan KPR kepada 37.699 karyawan PNM


Minggu, 20 Oktober 2019 / 17:36 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat PT Sarana Multigriya Finansial (SMF)


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) semakin rajin berkolaborasi. Terbaru PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada 37.699 karyawan PNM di seluruh Indonesia.

Pada Jumat (18/10), kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Menara Taspen, Jakarta. Direktur Utama PNM Arief Mulyadi dan Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo hadir untuk menandatangani kesepakatan tersebut.

Baca Juga: Kesadaran masih rendah, Akrindo gencar melakukan literasi asuransi

Dalam kerja sama itu, Ananta mengatakan bahwa SMF memberikan fasilitas pembiayaan jangka menengah atau panjang kepada karyawan prasejahtera PNM. Tujuannya adalah membantu pemerintah dalam memberikan fasilitas perumahan yang laik dan terjangkau.

“Jelas sasarannya mensejahterakan kehidupan dengan perekonomian, salah satunya adalah papan. Dengan adanya sandang dan papan yang baik akan tercipta sumber daya manusia (SDM) yang baik pula,” Ananta di Jakarta, Jumat (18/10).

Sayangnya Ananta enggan mengungkapkan berapa suku bunga KPR tersebut. Pihaknya masih mengeksplorasi kerja sama tersebut, tahap selanjutnya akan diketahui terkait model bisnis dan tingkat suku bunga yang ditetapkan.

Baca Juga: Peringati hari asuransi, Dewan Asuransi Indonesia galakkan sejuta polis untuk negeri

Arief mengaku sebanyak 37.699 karyawan PNM sekitar 70%-80% adalah keluarga prasejahtera, seperti account officer (AO) di lapangan. Mereka bertugas memasarkan produk, menganalisa nasabah dan membuat laporan.

“Penyaluran KPR SMF ini bisa lewat koperasi, anak usaha atau juga nasabah PNM yang menyediakan perumahan. Akan banyak peluang dari kerja sama ini,” ujar Arief.




TERBARU

[X]
×