kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SBN Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Aset Dana Pensiun BCA


Senin, 08 September 2025 / 15:07 WIB
SBN Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Aset Dana Pensiun BCA
ILUSTRASI. Surat Berharga Negara (SBN) menjadi instrumen investasi andalan Dana Pensiun BCA dalam menopang pertumbuhan aset per Juli 2025.


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Surat Berharga Negara (SBN) menjadi instrumen investasi andalan Dana Pensiun BCA dalam menopang pertumbuhan aset per Juli 2025.

Direktur Utama Dana Pensiun BCA Budi Sutrisno mengatakan, kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan aset berasal dari SBN yang memberikan aliran pendapatan bunga stabil, sekaligus mencatat apresiasi nilai pasar seiring tren penurunan suku bunga.

“Selain SBN, pendapatan bunga dari deposito juga menjaga kestabilan arus kas,” ungkap Budi kepada Kontan, Senin (8/9/2025).

Baca Juga: Aset Dana Pensiun Tumbuh 8,72% Jadi Rp 1.593,18 per Juli 2025

Budi menjelaskan, instrumen jangka panjang juga berperan baik melalui penerimaan dividen saham, pendapatan sewa tanah dan bangunan, maupun apresiasi nilai aset tanah serta penyertaan langsung.

“Dengan kombinasi tersebut, portofolio investasi mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas jangka pendek dan potensi pertumbuhan jangka panjang,” jelasnya.

Sebelumnya, Dana Pensiun BCA mencatat aset perusahaan mencapai Rp 6,02 triliun per Juli 2025, naik 2,43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun di tingkat industri, OJK mencatat total aset dana pensiun per Juli 2025 tumbuh 8,72% YoY menjadi Rp 1.593,18 triliun. Sementara itu, aset dana pensiun sukarela tumbuh 4,66% YoY dengan nilai mencapai Rp 392,56 triliun per Juli 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×