kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.580   27,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Selamatkan Jiwasraya, Kementerian BUMN percepat pembentukan holding asuransi


Kamis, 19 Desember 2019 / 18:27 WIB
ILUSTRASI. Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Niat Kementerian Badan Usaha Milik Usaha (BUMN) menyelamatkan gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mulai tampak terang. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Niat Kementerian Badan Usaha Milik Usaha (BUMN) menyelamatkan gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mulai tampak terang. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga membeberkan skema penyelamatan perusahaan asuransi yang tengah kesulitan itu.

Arya menyebut upaya penyelamatan ini akan melibatkan berbagai BUMN lainnya. Setidaknya ada dua langkah yang bisa memberikan suntikan modal bagi Jiwasraya.

Baca Juga: Buntut kasus Jiwasraya, pengamat: Minat nasabah bergeser ke asuransi swasta

Selain dengan menarik investor untuk anak perusahaan yakni Jiwasraya Putra, Kementerian BUMN akan mempercepat holding asuransi BUMN.

“Untuk menanggulanginya maka membuat Asuransi Jiwasraya Putra, ini kan kerjasama dengan BUMN lainnya. Sehingga asuransi (Jiwasraya Putera) ini layak untuk dibeli. Karena pesertanya didukung BUMN sehingga ada dana masuk. Lalu juga holding asuransi dengan ini juga ada tambahan dana masuk,” ujar Arya di Jakarta pada Kamis (19/12).

Arya berharap investor baru masuk ke Jiwasraya Putra pada semester 1-2020. Ia bilang setidaknya ada lima investor yang berminat baik dari dalam maupun luar negeri. Lanjut Arya, bila digabung dana investor tersebut mencapai Rp 9 triliun.

Baca Juga: Inilah 4 kasus gagal bayar besar asuransi jiwa di Indonesia

Iya juga mengharapkan holding asuransi BUMN juga rampung pada semester 1-2020. Ia memprediksi dengan holding ini maka akan ada dana tambahan untuk Jiwasraya senilai Rp 7 triliun.




TERBARU

[X]
×