kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.111   -11,13   -0,18%
  • KOMPAS100 791   -1,98   -0,25%
  • LQ45 606   -2,01   -0,33%
  • ISSI 212   0,17   0,08%
  • IDX30 336   -1,42   -0,42%
  • IDXHIDIV20 427   0,66   0,15%
  • IDX80 90   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 116   0,47   0,41%
  • IDXQ30 110   -0,07   -0,06%

Separuh pemesanan GoFood menggunakan pembayaran Gopay


Selasa, 11 Februari 2020 / 21:38 WIB
ILUSTRASI. Chief Food Officer Gojek Group - Catherine Hindra Sutjahyo. Dalam empat tahun terakhir, jumlah pemesanan makanan (completed orders) GoFood meningkat sebanyak 30 kali lipat, dengan rata-rata jumlah completed orders mencapai 50 juta per bulan di akhir tahun


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Persaingan uang elektronik sepertinya akan semakin gencar. Ovo sudah menggandeng dua merchant raksasa: Tokopedia dan Grab. Sementara rival abadinya, Gopay menggandeng beberapa peritel. Namun, Gofood tetap menjadi andalan Gopay. "Sebanyak 50% menggunakan pembayaran Gopay, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo, Selasa (11/2). 

Empat tahun terakhir, jumlah pemesanan makanan (completed orders) Gofood meningkat sebanyak 30 kali lipat, dengan rata-rata jumlah completed orders mencapai 50 juta per bulan. Mengutip Deal Street Asia, transaksi GoFood sebesar US$ 2 miliar. Jika separuhnya  menggunakan Gopay, dari GoFood saja jumlah transaksi Gopay mencapai US$ 1 miliar atau setara Rp 13,6 triliun. 

Sementara pertumbuhan jumlah mitra Gofood naik 17 kali lipat menjadi 500.000 merchant. Beragamnya jumlah mitra merchant ini menyebabkan GoFood mampu menyediakan ragam pilihan makanan hingga 16 juta item menu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×