kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Sertifikat deposito BNI capai Rp 7,69 triliun


Minggu, 12 Maret 2017 / 19:38 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatat pendaftaran Negotiable Certificate of Deposit (NCD) senilai total Rp 7,69 triliun. Bank berkode emiten BBNI ini telah menerbitkan empat seri NCD per 10 Maret 2017.

Berdasarkan pengumuman di laman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), NCD Seri A bernilai Rp 2,19 triliun jatuh tempo pada 15 Maret 2018 dengan tenor 370 hari kalender. Adapun seri B senilai Rp 350 miliar jatuh tempo pada 3 September 2018 dengan tenor 18 bulan.

Sementara itu, NCD seri C bernilai Rp 150 miliar jatuh tempo pada 28 Februari 2019 dengan tenor 24 bulan. Serta seri D dengan jumlah pokok sebesar Rp 5 triliun jatuh tempo pada 24 Februari 2020 dengan tenor 36 bulan.

Sebagai informasi, pelaksana atau arranger antara lain PT BCA Sekuritas, PT BNI Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.

Direktur Treasuri dan Internasional BNI, Panji Irawan mengatakan, jumlah tersebut merupakan jumlah outstanding NCD Rupiah yang telah diterbitkan BNI, termasuk Rp 2,70 triliun yang baru saja diterbitkan pada 9 Maret 2017 lalu. "Kuartal I-2017 ini, BNI menerbitkan Rp 2,70 triliun," jelas Panji kepada KONTAN, Minggu (12/3).

Dana dari NCD tersebut akan digunakan untuk kebutuhan ekspansi kredit BNI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×