Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan Bank Kalsel memperkuat kerja sama penjaminan untuk mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM di Kalimantan Selatan.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam dua Perjanjian Kerja Sama (PKS), yakni Kontra Bank Garansi dan Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang diteken di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Melalui skema Kontra Bank Garansi, Askrindo memberikan fasilitas penjaminan atas Bank Garansi yang diterbitkan Bank Kalsel dengan potensi nilai fasilitas mencapai Rp 1 triliun.
Baca Juga: Izin MPPPE Dicabut OJK, Bank Neo Commerce Pastikan Tak Ganggu Operasional
Fasilitas ini ditujukan bagi kontraktor dan penyedia jasa konstruksi yang mengerjakan proyek infrastruktur strategis yang dibiayai APBD Provinsi Kalimantan Selatan.
Skema tersebut memungkinkan kontraktor memperoleh Bank Garansi tanpa harus menanggung kebutuhan cash collateral dalam jumlah besar, sehingga dapat mendukung kelancaran pelaksanaan proyek.
"Melalui Kontra Bank Garansi, kami mengamankan proyek berskala besar di daerah agar berjalan akuntabel dan lancar," kata Direktur Utama Askrindo R Mahelan Prabantarikso dalam keterangannya, Selas a(29/9/2026).
Selain infrastruktur, Askrindo dan Bank Kalsel memperpanjang kerja sama penjaminan KUR. Dalam skema ini, Askrindo menjamin kredit bagi pelaku UMKM yang dinilai layak secara bisnis, tetapi belum memiliki agunan tambahan yang memadai.
Baca Juga: Permata Bank Bukukan Laba Bersih Naik 4,5% di Semester I-2026, Kredit Tumbuh 5,3%
Askrindo menilai penjaminan KUR dapat membantu Bank Kalsel meningkatkan penyaluran kredit produktif sekaligus memperluas inklusi keuangan bagi UMKM di Kalimantan Selatan.
Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, keberadaan Askrindo sebagai mitra penjaminan membantu bank memperluas portofolio pembiayaan daerah dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kehati-hatian.
Dengan dua skema tersebut, kerja sama Askrindo dan Bank Kalsel diarahkan untuk menopang pembiayaan proyek infrastruktur sekaligus memperkuat akses modal bagi UMKM di Kalimantan Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














