kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Siap bayar obligasi, Pefindo tegaskan rating idAA untuk Bussan Auto Finance


Selasa, 01 September 2020 / 09:50 WIB


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAA untuk Obligasi I Tahun 2017 Seri B PT Bussan Auto Finance (BAF) senilai Rp 350 miliar yang jatuh tempo pada 3 November 2020 dan Obligasi III Tahun 2019 Seri A senilai Rp 300 miliar yang jatuh tempo pada 18 November 2020. 

Pefindo menyebut, kesiapan perusahaan untuk melunasi obligasi jatuh tempo telah didukung oleh kas serta pendapatan setara kas sebesar Rp 425,8 miliar pada akhir Juni 2020 dan proyeksi penagihan piutang pembiayaan sebesar Rp 700 miliar per bulan.

Baca Juga: Restrukturisasi pembiayaan hantui kenaikan NPF multifinance

"Utang dengan peringkat idAA berbeda dari utang berperingkat tertinggi hanya untuk sebagian kecil. Kapasitas obligor untuk memenuhi jangka panjangnya komitmen finansial atas efek utang tersebut, relatif terhadap obligor Indonesia lainnya karena dinilai sangat kuat," terang Pefindo dalam keterangan pers, Minggu (31/8). 

Seperti diketahui, BAF didirikan pada tahun 1995 sebagai PT Pembiayaan Getraco Indonesia. Kemudian berganti nama menjadi PT Danamon-Mits Otomotif Finance pada tahun 1997, dan berubah menjadi BAF pada 1998. 

Hingga Juni 2020, pemegang sahamnya mayoritas BAF adalah  Mitsui Co, Ltd yaitu  65.0% dari total saham. Menyusul Yamaha Motor Co, Ltd  17,7%,  PT Sinergi Autoindo Abadi 15,0% dan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing 2,3%. 

Baca Juga: AB Sinar Mas Multifinance menerbitkan obligasi dengan bunga hingga 11%

Selain itu, perusahaan memiliki 188 cabang, serta melayani 928.445 akun, dengan 5.716 tenaga kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×