Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan syariah senilai Rp 950 miliar kepada entitas atau anak usaha Grup Indika Energy, yakni PT Indika Empat Mitra Surya (IEMS) dan PT Empat Mitra Indika Cahaya (EMIC).
Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI Sylvi Gani menyampaikan pembiayaan tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai lokasi di Indonesia. Dia menjelaskan pembiayaan tersebut menggunakan skema Line Facility Musyarakah Mutanaqisah (MMq) untuk refinancing syariah atas proyek-proyek PLTS yang akan disewakan kepada mitra, offtaker, serta pengguna akhir pada segmen komersial dan industri di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Penyidik OJK Telah Selesaikan 181 Perkara hingga Mei 2026
Sylvi menerangkan kolaborasi itu menandai perluasan relasi strategis PT SMI dengan Grup Indika Energy, sekaligus memperkuat portofolio pembiayaan syariah perusahaan di sektor infrastruktur ketenagalistrikan berbasis energi baru dan terbarukan.
"Pembiayaan itu menunjukkan bahwa instrumen pembiayaan syariah dapat menjadi solusi yang kompetitif untuk mempercepat adopsi PLTS pada segmen pasar komersial dan industri yang pertumbuhannya makin pesat. Kami berharap kolaborasi dengan Grup Indika Energy menjadi katalis bagi perluasan PLTS," ujar Sylvi dalam keterangan resmi, Jumat (6/6).
Direktur PT IEMS dan PT EMIC Yovie Priadi, menyambut baik dukungan pembiayaan dari PT SMI sebagai landasan penting bagi percepatan ekspansi proyek PLTS Grup Indika Energy. Dia bilang dukungan pembiayaan PT SMI akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam memperluas layanan PLTS tanpa investasi awal bagi pelanggan.
"Dengan demikian, makin banyak pelaku industri dapat beralih ke energi bersih dengan lebih cepat dan efisien,” ungkap Yovie.
Lebih lanjut, Sylvi menyampaikan kolaborasi dengan Grup Indika Energy makin mempertegas peran PT SMI sebagai Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform Manager dalam menyediakan solusi pembiayaan hijau yang inovatif.
Per Maret 2026, PT SMI telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp 27,6 triliun untuk proyek-proyek energi terbarukan. Sylvi mengatakan PT SMI akan terus mendorong inovasi skema pembiayaan, baik skema konvensional maupun syariah, demi mempercepat pembangunan infrastruktur energi berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Tokio Marine Optimistis Prospek Asuransi Marine Cargo Masih Tumbuh Tahun Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













