Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Standard Chartered terus berinovasi menghadirkan solusi lintas negara yang kompleks bagi korporasi-korporasi terbesar di Indonesia, termasuk badan usaha milik negara, entitas strategis nasional, serta perusahaan domestik dan multinasional terkemuka.
Salah satu contohnya adalah peran Standard Chartered sebagai Joint Coordinator, Joint Senior Underwriter, Mandated Lead Arranger, serta Bookrunner dalam fasilitas kredit revolving Danantara senilai hingga USD 10 miliar, yang tersedia dalam beberapa mata uang.
Fasilitas ini mendukung Danantara dalam mengakses pendanaan internasional untuk kebutuhan investasi strategisnya. Standard Chartered juga berperan sebagai Joint Lead Manager dan Bookrunner, serta mendukung Danantara sebagai Rating Advisor, dalam penerbitan obligasi dual-tranche perdana PT Danantara Investment Management senilai US$1,5 miliar di bulan Juni 2026.
Atas inovasinya, Standard Chartered Indonesia meraih penghargaan kategori kategori Best Bank for Large Corporates in Indonesia di ajang Euromoney Awards for Excellence 2026, salah satu ajang penghargaan terkemuka di industri perbankan global, yang menilai institusi keuangan berdasarkan kinerja, inovasi, dampak bagi nasabah, serta kepemimpinan di pasar.
Baca Juga: Banyak Perbankan Terlibat Kasus, OJK Perkuat Pengawasan
Selain itu, bank ini juga meraih kategori Best Investment Bank for Debt Capital Markets in Indonesia. Ini menggarisbawahi peran Standard Chartered dalam mendukung Pemerintah Indonesia, BUMN, institusi keuangan, dan korporasi Indonesia dalam mengakses pendanaan dari pasar modal utang internasional.
Donny Donosepoetro OBE, CEO Standard Chartered Indonesia, mengatakan bahwa penghargaan Euromoney sebagai Best Bank for Large Corporates dan Best Investment Bank for Debt Capital Markets mencerminkan peran Standard Chartered dalam mendukung kebutuhan pendanaan, layanan transaction banking, dan akses pasar modal bagi pemerintah, sektor publik, institusi keuangan, serta korporasi besar di Indonesia
“Dengan pemahaman mendalam terhadap pasar Indonesia dan kapabilitas internasional yang dimiliki, Standard Chartered akan terus menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan nasabah di Indonesia,” kata Donny dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).
Baca Juga: Laba Bank Mandiri Melesat 24,4% yoy pada Semester I-2026, Ini Penyebabnya
Standard Chartered telah menjadi mitra Pemerintah Indonesia dalam penerbitan obligasi internasional sejak 2009 dengan total dana yang dihimpun melebihi USD55 miliar. Pada 2025, bank ini kembali berperan sebagai Joint Lead Manager dalam penerbitan obligasi internasional Pemerintah Indonesia dalam berbagai mata uang, termasuk obligasi USD, sukuk global, CNH Dim Sum, dan obligasi Kangaroo AUD perdana Indonesia, guna mendukung diversifikasi basis investor internasional.
Head of Coverage, Corporate & Investment Banking Standard Chartered Indonesia, Amit Verma, mengatakan penghargaan Euromoney tersebut mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap kemampuan Standard Chartered dalam mendukung kebutuhan pembiayaan yang kompleks.
Ia menambahkan bahwa dengan pengalaman lebih dari 160 tahun di Indonesia, Standard Chartered akan terus mendukung pemerintah, BUMN, institusi keuangan, dan korporasi besar melalui solusi pembiayaan, transaction banking, dan pasar modal yang membantu mereka bertumbuh, meningkatkan daya saing, serta memperluas akses ke berbagai peluang.
Penghargaan Euromoney ini menambah deretan pengakuan yang diterima Standard Chartered Indonesia sepanjang 2025 dan 2026, sekaligus menegaskan perannya dalam mendukung kebutuhan nasabah di berbagai segmen, mulai dari korporasi besar, pasar modal, dan transaction banking hingga wealth management serta pembiayaan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














