kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Sumitomo dan investor dari Bangkok akan bersaing mencaplok Bank Permata


Jumat, 29 November 2019 / 12:50 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Bank Permata, Jakarta, Selasa (8/3). Rencana divestasi Bank Pertama sudah mulai mengerucut, dimana ada dua investor yang benar-benar berkomitmen untuk akuisisi. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/09/03/2016


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Slamet juga membantah jika ada anggapan yang menyebut OJK tidak mengizinkan investor Singapura masuk mencaplok saham Bank Perrmata tersebut. "Itu tidak benar, kami tidak berhak melarang itu," ujarnya.

Baca Juga: Bank Central Asia (BBCA) membagi dividen interim Rp 100 per saham, ini jadwalnya

Sebelumnya dikabarkan ada dua investor asal Singapura yang tertarik mengakuisisi Bank Permata yakni Pasca Oversea-Chinese Bangking Corp (OCBC) dan DBS Group.

Namun kedua bank tersebut dikabarkan urung mengeksekusi rencana untuk mengakuisisi saham Bank Permata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×