kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Survei BI Ramal Kebutuhan Pembiayaan Korporasi Meningkat dalam Tiga Bulan ke Depan


Senin, 26 Februari 2024 / 14:29 WIB
Survei BI Ramal Kebutuhan Pembiayaan Korporasi Meningkat dalam Tiga Bulan ke Depan
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat logo Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Selasa (24/7). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/24/07/2018


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Survei Permintaan Penawaran Pembiayaan Perbankan yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) memprediksi kebutuhan pembiayaan korporasi meningkat tiga bulan yang akan datang, artinya pada April 2024.

Hasil survei (26/1) mencatat Saldo Bersih Tertimbang (SBT) untuk kebutuhan pembiayaan korporasi berada di level 29,3%. Angka tersebut lebih tinggi untuk Maret 2024 dengan SBT di level 22,1%.

Adapun, peningkatan kebutuhan pembiayaan diperkirakan paling banyak berasal dari sektor industri pengolahan, pertanian, dan konstruksi. Di mana, pertumbuhan pembiayaan korporasi terutama untuk mendukung aktivitas operasional dan investasi.

Sementara itu, pemenuhan kebutuhan pembiayaan tersebut paling banyak masih berasal dari dana sendiri, meskipun SBT lebih rendah dari sebelumnya 76,3% menjadi 70,7%. Diikuti dengan fasilitas kelonggaran tarik dan pengajuan kredit baru ke perbankan dalam negeri.

Baca Juga: Meski Tumbuh, Survei BI Prediksi Pertumbuhan Kredit di Kuartal I-2024 Melandai

Sebagai informasi, pertumbuhan kredit korporasi perbankan di Januari tercatat 13,3%  secara tahunan (year on year/YoY) mencapai Rp3.603 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi Desember 2023 yang tumbuh 11,6% YoY.

Berdasarkan jenis penggunaannya, pertumbuhan kredit pada Januari 2024 dipengaruhi oleh perkembangan kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit konsumsi.

Dalam rinciannya, kredit modal kerja tumbuh 12,2% YoY, meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 10,7% YoY. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan serta sektor pertambangan dan penggalian.

Sektor pertambangan dan penggalian tercatat tumbuh 46,9% YoY, ini merupakan yang tertinggi dibandingkan kredit sektor lainnya. Sementara itu kredit investasi tumbuh 12,8% YoY, yang terutama bersumber dari sektor industri pengolahan dan sejenisnya, serta sektor pengangkutan dan komunikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×