kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tahap awal, realisasi penjualan SBN ritel Investree mencapai Rp 15 miliar


Kamis, 12 Juli 2018 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Investree Jadi Satu-satunya P2P Lending


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan fintech peer to peer lending PT Investree Radhika Jaya didapuk menjadi salah satu agen penjual surat berharga negara (SBN) ritel SBR003. Pada tahap awal, realisasi penjualan surat utang oleh Investree mencapai Rp 15 miliar.

Chief Information Officer Investree Dicky Widjaja mengatakan, realisasi tersebut memang melampaui dari ekspektasi perusahaan. Awalnya, Investree manargetkan bisa menjual SBR003 di target maksimal sebesar Rp 50 miliar.

"Target minimal kami tercapai, bahkan hampir dua kali lipat. Kami cukup senang dengan realisasi tahap awal," kata Dicky kepada Kontan.co.id, Kamis (12/7).

Untuk tahap selanjutnya, Investree berharap animo masyarakat bisa lebih tinggi dari realisasi saat ini. Namun, Dicky belum bisa merinci target tahap kedua lantaran belum mendapat informasi lebih lanjut mengenai waktu pelaksanaan dari Kementerian Keuangan.

Asal tahu saja, produk SBN ritel ini dijual oleh lima perbankan dan empat perusahaan fintech. Dicky mengklaim, penjualan produk di Investree paling tinggi di antara pemain fintech.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×