kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.989   76,00   0,42%
  • IDX 5.641   -2,52   -0,04%
  • KOMPAS100 728   0,23   0,03%
  • LQ45 554   1,16   0,21%
  • ISSI 196   -0,79   -0,40%
  • IDX30 314   0,16   0,05%
  • IDXHIDIV20 388   -0,94   -0,24%
  • IDX80 83   -0,02   -0,03%
  • IDXV30 106   -0,82   -0,77%
  • IDXQ30 102   -0,04   -0,04%

Tahap awal, realisasi penjualan SBN ritel Investree mencapai Rp 15 miliar


Kamis, 12 Juli 2018 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Investree Jadi Satu-satunya P2P Lending


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan fintech peer to peer lending PT Investree Radhika Jaya didapuk menjadi salah satu agen penjual surat berharga negara (SBN) ritel SBR003. Pada tahap awal, realisasi penjualan surat utang oleh Investree mencapai Rp 15 miliar.

Chief Information Officer Investree Dicky Widjaja mengatakan, realisasi tersebut memang melampaui dari ekspektasi perusahaan. Awalnya, Investree manargetkan bisa menjual SBR003 di target maksimal sebesar Rp 50 miliar.

"Target minimal kami tercapai, bahkan hampir dua kali lipat. Kami cukup senang dengan realisasi tahap awal," kata Dicky kepada Kontan.co.id, Kamis (12/7).

Untuk tahap selanjutnya, Investree berharap animo masyarakat bisa lebih tinggi dari realisasi saat ini. Namun, Dicky belum bisa merinci target tahap kedua lantaran belum mendapat informasi lebih lanjut mengenai waktu pelaksanaan dari Kementerian Keuangan.

Asal tahu saja, produk SBN ritel ini dijual oleh lima perbankan dan empat perusahaan fintech. Dicky mengklaim, penjualan produk di Investree paling tinggi di antara pemain fintech.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×