kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.535   35,00   0,20%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tren penarikan tunai via kartu ATM dan debet menurun


Kamis, 13 Januari 2011 / 16:33 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Penggunaan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), debet, serta kartu perpaduan ATM dan debet atawa yang dikenal Account Based Card untuk penarikan tunai mulai berkurang. Nasabah mulai menggunakan kartu tersebut untuk berbagai transaksi, seperti belanja, transfer interbank dan antarbank.

Bank Indonesia (BI) mencatat, dalam lima tahun terakhir, jumlah Account Based Card rata-rata tumbuh 12,7% per tahun. Hingga akhir 2010, tercatat ada 51 juta kartu. 94,6% diantaranya merupakan kartu ATM dan debet. Sedang sisanya kartu ATM murni.

Dari jumlah itu, volume transaksinya mencapai 1.806 kali. Itu senilai Rp 1.991 triliun. "Sebagian besar transaksi memang untuk penarikan tunai, tapi trendnya menurun," terang Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah, kemarin.

2005, porsi transaksi tunai mencapai 78,3%. Tapi, 2010 ini menurun menjadi 72%. Sementara, porsi untuk belanja meningkat dari 4,6% menjadi 6,2%. Kemudian, porsi transfer interbank tumbuh dari 17,1% menjadi 18,6% dan porsi transfer antarbank naik dari 0% ke 3,3%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×