kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Uang Kertas Rp 1.000 Diganti Koin


Kamis, 24 Desember 2009 / 06:16 WIB
Uang Kertas Rp 1.000 Diganti Koin


Reporter: Andri Indradie | Editor: Syamsul Azhar

JAKARTA. Tahun depan, Bank Indonesia (BI) perlahan-lahan akan mengurangi peredaran uang kertas bernominal Rp 1.000. Nantinya, uang kertas tersebut akan digantikan dengan koin bernominal sama.

"Maunya uang Rp 1.000 dikurangi, nanti diganti dengan koin," ujar Budi Rochadi, Deputi Gubernur BI, hari ini (23/12).

Budi mengakui, biaya produksi uang koin lebih mahal. Tapi, lanjut Budi, biaya ini tak akan jadi masalah karena umur koin lebih lama dari uang kertas. "Memang lebih mahal, tapi 5 kali lebih tahan lama," kata Budi.

Peredaran pecahan logam Rp 1.000, imbuh Budi, mulai dilakukan tahun 2010. Namun, bank sentral tidak akan menarik paksa uang kertas tersebut.

"Sedikit demi sedikit dikurangi. Secara alamiah saja, sambil mempelajari ada masyarakat yang masih membutuhkan," tuturnya.

Budi bilang, BI tak mengkhawatirkan uang logam itu tak akan kembali ke BI karena tingkat kehilangan koin lebih tinggi dibanding uang kertas. "Masih banyak yang kembali BI. Pernah suatu saat di Jawa Tengah, koin yang kembali ke bank dalam jumlah besar," jelasnya.

Selain itu, BI juga akan mengganti desain beberapa uang. "Misalnya uang Rp 10.000 agar tidak tertukar dengan pecahan Rp 100.000," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×