kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.625   72,00   0,41%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Verena jajal pembiayaan properti


Minggu, 10 Mei 2015 / 18:58 WIB
ILUSTRASI. Pekerja konstruksi beraktivitas di proyek renovasi gedung pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Minggu (31/1/2021). Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi aspek penting di masa pandemi virus corona seiring bertambahnya risiko kerja, yang harus dipastikan oleh penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT Verena Multi Finance Tbk makin serius mengembangkan lini bisnis mereka tahun ini. Salah satunya adalah masuk ke pembiayaan properti.

Upaya masuk ke segmen properti ini sendiri disebut Direktur Verena Andi Harjono sebagai upaya untuk mendiversifikasi pembiayaan perseroan guna menghadapi potensi stagnasi segmen pembiayaan otomotif maupun alat berat.

Bahkan tes pasar disebutnya sudah mereka lakukan tahun lalu. Jadi di 2015 ini, segmen pembiayaan properti mulai mereka jalankan secara penuh.

Menurut Andi, potensi di bisnis pembiayaan properti masih cukup besar seiring masih banyaknya kebutuhan perumahan di dalam negeri. Baik untuk segmen menengah maupun atas. "Pertumbuhan bisnis dan jumlah develepoer properti juga terus meningkat," kata dia.

Sementara untuk pasarnya sendiri, dia bilang Verena akan fokus ke pasar properti untuk kebutuhan rumah pertama. Sedangkan range harga properti yang akan mereka biayai adalah di kisaran Rp 700 juta sampai Rp 1 miliar.

Namun seiring pergerakan pasar, Andi menambahkan potensi pasar lain tentu akan mereka jajaki. Termasuk soal sumber pendanaan yang makin luas dan kompetitif untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan properti yang kebanyakan tenornya lebih lama ketimbang pembiayaan konsumer lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×