kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.803   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.250   118,21   1,45%
  • KOMPAS100 1.166   20,12   1,76%
  • LQ45 838   8,68   1,05%
  • ISSI 294   5,69   1,97%
  • IDX30 434   3,54   0,82%
  • IDXHIDIV20 518   -0,72   -0,14%
  • IDX80 130   2,10   1,64%
  • IDXV30 142   0,90   0,64%
  • IDXQ30 140   -0,13   -0,09%

Wah! Kurs Jual Dolar di Bank Sudah Tembus Rp 17.000


Senin, 19 Januari 2026 / 09:52 WIB
Wah! Kurs Jual Dolar di Bank Sudah Tembus Rp 17.000
ILUSTRASI. Senin pagi (19/1/2025), sejumlah bank sudah memasang kurs jual dolar di level Rp 17.000. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah makin melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Di pasar spot, rupiah sudah mendekati level Rp 17.000 per dolar AS.

Bahkan, Senin pagi (19/1/2025), sejumlah bank sudah memasang kurs jual dolar di level Rp 17.000.

Ambil contoh di Bank Central Asia (BCA). Mengutip dari web BCA, Senin (19/1/2026), kurs jual dolar BCA TT Counter sudah menembus Rp 17.065. Begitu pula kurs dolar bank notes sudah sebesar Rp 17.065. 

Sementara kurs beli dolar BCA di TT Counter maupun bank notes sebesar Rp 16.765.

Baca Juga: BNI Catat Respons Positif Usai Naikkan Bunga Deposito Valas ke 4%

Kurs jual dolar di Bank Mandiri, Senin (19/1/2025), untuk bank notes juga sudah tembus Rp 17.000 dengan kurs beli Rp 16.700.

Sementara di TT Counter, kurs dolar di Bank Mandiri Rp 16.950 degan kurs beli Rp 16.650.

Di Bank Negara Indonesia (BNI), kurs jual dolar di TT Counter dan bank notes juga sudah melampaui Rp 17.000, tepatnya sebesar Rp 17.035. Adapun kurs beli dolar masing-masing sebesar Rp 16.755. 

Baca Juga: Kenaikan Bunga Deposito Valas 4% Dorong Simpanan Valas Bank Mandiri Tumbuh 30%

Selanjutnya: Kontradiksi PDB China: Target 5% Tercapai, Tapi Terburuk dalam Beberapa Dekade

Menarik Dibaca: Jangan Kaget! Spek HP Tecno Spark Go 3 Bikin Flagship Minggir

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×