kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.945   28,00   0,17%
  • IDX 9.100   24,29   0,27%
  • KOMPAS100 1.259   2,84   0,23%
  • LQ45 890   0,86   0,10%
  • ISSI 331   1,17   0,36%
  • IDX30 454   1,72   0,38%
  • IDXHIDIV20 537   3,62   0,68%
  • IDX80 140   0,20   0,14%
  • IDXV30 148   1,16   0,79%
  • IDXQ30 146   0,52   0,36%

Prediksi Kinerja BCA per September 2025, Laba Tembus Rp 43,19 triliun


Minggu, 19 Oktober 2025 / 16:42 WIB
Prediksi Kinerja BCA per September 2025, Laba Tembus Rp 43,19 triliun
ILUSTRASI. Presiden Direktur BCA Hendra Lembong. KONTAN/Baihaki/26/8/2025


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bakal mengawali musim paparan kinerja kuartalan di awal pekan depan, Senin (19/10). Bank berkode saham BBCA ini diprediksi bakal melanjutkan pertumbuhan kinerja secara tahunan. 

Konsensus analis Bloomberg memprediksi BCA bakal mencetak laba di kuartal III/2025 mencapai Rp 14,17 triliun. Jika di semester I/2025 laba BCA telah menembus Rp 29 triliun, maka laba bank swasta terbesar di Indonesia ini akan tembus Rp 43,19 triliun sepanjang periode Januari-September 2025.

Jika prediksi tersebut tercapai, maka pertumbuhan laba BCA secara tahunan akan berada di kisaran 5%. Mengingat, BCA telah mencatatkan laba senilai Rp 41,1 triliun pada periode September 2024.

Baca Juga: Gen Z Masih Percaya Bank Konvensional, BCA Paling Diminati

Meski demikian, kalau melihat secara kuartalan, laba tersebut akan terlihat sedikit turun dari periode kuartal II/2025. Di mana, laba BCA pada kuartal sebelumnya mampu mencapai sekitar Rp 14,86 triliun.

Dilihat secara rinci, prediksi laba BCA di kuartal III.2025 didukung oleh pendapatan yang tumbuh sekitar 1,4%. Di mana, prediksi pendapatan bersih dari bank berkapitalisasi besar ini mencapai Rp 28,2 triliun di kuartal III/2025.

Sejalan dengan prediksi kinerja tersebut, pergerakan BBCA terpantau rebound dalam dua hari berturut-turut di akhir pekan lalu. Di mana, harga saham bank swasta terbesar di Indonesia ini telah kembali ke level Rp 7.500 per saham.

Baca Juga: Begini Strategi BCA Mengatasi Lonjakan NPL KPR

Melihat data RTI, hingga akhir penutupan perdagangan di Jumat (17/10/2025), BBCA telah menguat sekitar 2,74% dari harga hari sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (16/10/2025), BBCA juga menguat 0,69%.

Menariknya, di pekan tersebut, BBCA sejatinya telah menyentuh harga penutupan terendah sepanjang tiga tahun terakhir. Pasalnya, harga BBCA sempat turun ke level Rp 7.250 per saham.

Baca Juga: Jelang Paparan Kinerja, Harga Saham BCA Rebound Dua Hari Berturut-turut

Selanjutnya: Demi Recurring Income, Indonesia Paradise (INPP) Ekspansi ke Semarang & Balikpapan

Menarik Dibaca: Trans Segara City Beroperasi, Mobilitas dari Bekasi ke Stasiun Senen Lebih Praktis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×