kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.053   57,00   0,34%
  • IDX 6.973   -53,49   -0,76%
  • KOMPAS100 963   -8,14   -0,84%
  • LQ45 705   -9,52   -1,33%
  • ISSI 250   -1,04   -0,41%
  • IDX30 387   -1,78   -0,46%
  • IDXHIDIV20 481   -2,18   -0,45%
  • IDX80 108   -1,18   -1,08%
  • IDXV30 133   -0,70   -0,53%
  • IDXQ30 126   -0,87   -0,69%

Zurich Life Berupaya Jaga Premi dan Hasil Investasi Tumbuh Seimbang pada 2026


Senin, 06 April 2026 / 11:49 WIB
Zurich Life Berupaya Jaga Premi dan Hasil Investasi Tumbuh Seimbang pada 2026
ILUSTRASI. Zurich Life menargetkan pertumbuhan seimbang antara premi dan investasi pada 2026.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, kinerja hasil investasi asuransi jiwa lebih baik dibandingkan pendapatan premi pada 2025.

Adapun industri asuransi jiwa membukukan pertumbuhan hasil investasi 103,1% secara Year on Year (YoY), menjadi sebesar Rp 47,32 triliun pada 2025. Namun, premi asuransi jiwa tercatat terkontraksi 1,8% YoY, menjadi Rp 181,27 triliun pada 2025.

Sementara itu, hal sama juga dialami PT Zurich Topas Life (Zurich Life). Berdasarkan laporan keuangan, hasil investasi Zurich Life tumbuh 207,77% secara YoY dengan nilai Rp 131,05 miliar. Adapun premi perusahaan hanya tumbuh 10,07% YoY dengan nilai Rp 952,83 miliar pada 2025.

Mengenai hal itu, Director Investment and Risk Management Zurich Life Santy Gui mengatakan, Zurich Life berupaya menjaga kedua aspek baik premi dan hasil investasi tumbuh secara seimbang pada 2026, agar pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis tetap terjaga.

Baca Juga: Tumbuh 1,01%, Piutang Pembiayaan Multifinance Rp 512,14 Triliun per Februari 2026

"Pertumbuhan premi dan hasil investasi sebagai dua pilar penting kinerja perusahaan," katanya kepada Kontan, Jumat (3/4).

Santy menjelaskan premi merupakan sumber pendapatan utama, sehingga upaya peningkatan premi tetap menjadi prioritas. Dia bilang investasi berperan penting untuk memastikan kesesuaian aset dan liabilitas, serta menopang pendapatan perusahaan dan kemampuan memenuhi kewajiban kepada nasabah.

Sementara itu, Santy mengungkapkan Zurich Life menerapkan sejumlah strategi dalam mengelola investasi pada 2026. Dia menyebut strategi pengelolaan investasi non-unitlink Zurich Life pada 2026 menitikberatkan pada penerapan Asset Liability Management (ALM). 

"Upaya itu mengutamakan investasi pada instrumen yang stabil dan memiliki likuiditas tinggi, seperti surat berharga pemerintah," tuturnya.

Ke depannya, Santy bilang pihaknya tetap membuka peluang untuk diversifikasi ke instrumen lain yang menawarkan imbal hasil menarik dengan risiko yang terukur, mengikuti dinamika dan perkembangan pasar yang ada. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×