kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Zurich Syariah Catat Kenaikan Penjualan Asuransi Kendaraan


Rabu, 03 April 2024 / 18:28 WIB
Zurich Syariah Catat Kenaikan Penjualan Asuransi Kendaraan
Presiden Direktur Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) mencatat kenaikan penjualan asuransi kendaraan, melalui Autocillin Syariah dan Motopro Syariah.

Presiden Direktur Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak mengatakan hingga Februari 2024, penjualan asuransi kendaraan melalui Autocillin Syariah dan Motopro Syariah mencapai 33% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Dengan adanya mudik Lebaran bakal menunjukan pertumbuhan yang signifikan melalui Autocillin Syariah, asuransi untuk kendaraan roda empat mencapai 29% dan Motopro Syariah, asuransi untuk kendaraan roda dua mencapai 25% dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Presiden Direktur Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak kepada Kontan.co.id, saat media gathering, Selasa (2/4).

Baca Juga: Sejumlah Perusahaan Asuransi Syariah Optimistis Premi Asuransi Kendaraan Tumbuh

Asuransi kendaraan bermotor masih menjadi salah satu penyumbang terbesar atas pertumbuhan industri asuransi umum di tahun 2023, termasuk di Zurich Syariah. 

Menjelang libur hari raya, Zurich Syariah juga optimistis penjualan Autocillin Syariah dan Motopro Syariah akan meningkat dan menjadi pilihan masyarakat untuk proteksi dari risiko-risiko berkendara.

Adapun Zurich Syariah juga optimistis bisa membukukan pertumbuhan premi hingga 500.000 kendaraan. Angka ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 390.000.

Baca Juga: OJK Sebut Dua Perusahaan Asuransi Tak Mau Spin Off, Ini Tanggapan Zurich Syariah

"Jadi kami memang ada ekspektasi peningkatan dan memang kalau momen mudik ini paling utama di kendaraan bermotor. Sampai dengan Februari 2024, kendaraan bermotor itu kami bisa tumbuh sampai 33%," ujar Hilman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×