: WIB    --   
indikator  I  

Bank masih ekspansi kantor cabang

Bank masih ekspansi kantor cabang

JAKARTA. Era digitalisasi tak menutup upaya bank memperbesar bisnis lewat cara penambahan kantor cabang. Sejumlah bank menyatakan ini masih menjadi cara yang efektif menjaring nasabah.

Semisal PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang akan membuka 50 kantor cabang baru di tahun ini, umumnya berupa kantor kas dan cabang pembantu. Penambahan kantor itu sedikit lebih sedikit dari tahun lalu sebanyak 60 unit.

Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, tahun ini, pihaknya memang tidak terlalu banyak menambah cabang. Namun BCA memang saban tahun akan terus membuka cabang baru, mengikuti perkembangan bisnis emiten bersandi saham BBCA ini.

Biaya investasi pendirian satu kantor cabang berkisar Rp 1 miliar - Rp 2 miliar. "Kami siapkan anggaran Rp 200 miliar," kata Jahja, Kamis (18/5).

Hingga 31 Maret 2017, BCA telah memiliki 1.213 kantor cabang, ditambah 17.207 mesin ATM dan 400.000 electronic data capture (EDC).

PT Bank Mayapada Internasional Tbk juga akan menambah lima atau enam kantor cabang tahun ini. Tahun lalu, penambahan mencapai 20 kantor. Pertimbangan pembukaan kantor tersebut antara lain untuk mendekatkan diri kepada nasabah, baik korporasi maupun perorangan.

Direktur Utama Bank Mayapada, Haryono Tjahjarijadi bilang, selain menambah kantor cabang pembantu di provinsi DKI Jakarta, pihaknya juga akan memperluas jaringan kantor cabang ke kawasan Batam dan Padang.

"Untuk kantor cabang kami siapkan setidaknya Rp 2 miliar. Itu untuk biaya renovasi saja, belum termasuk harga gedung," kata Haryono. Sampai saat ini, jumlah kantor Bank Mayapada berjumlah total 212 unit.

Adapun PT Bank Bukopin Tbk belum berencana menambah kantor cabang pada tahun ini. Direktur Pengembangan Bisnis dan Teknologi Informasi (IT) Bank Bukopin Adhi Brahmantya menyebut, jumlah kantor cabang Bukopin sudah mencukupi.

Namun bukan berarti Bukopin tidak akan menambah kantor lagi. "Tahun depan baru akan tambah satu," ujar Adhi. Secara keseluruhan, Bank Bukopin memiliki 441 outlet yang terbesar di 23 provinsi di Indonesia.

Lain halnya dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) yang akan mengerem penambahan kantor cabang baru. SEVP Jaringan dan Layanan BRI Agus Noorsanto menuturkan, pada tahun ini BRI fokus untuk mengonversi kantor cabang menjadi kantor cabang digital sesuai arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 


Reporter Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor Sanny Cicilia

BANK

Feedback   ↑ x
Close [X]