kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Konsolidasi Asuransi BUMN: Tugu Insurance Siap Koordinasi dengan Danantara


Kamis, 12 Februari 2026 / 18:25 WIB
Konsolidasi Asuransi BUMN: Tugu Insurance Siap Koordinasi dengan Danantara
ILUSTRASI. Pendapat premi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk meningkat (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menargetkan perombakan besar terhadap struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN), tak terkecuali sektor asuransi. 

Dalam suatu acara ekonomi pada Rabu (11/2/2025), COO BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan jumlah perusahaan asuransi BUMN akan dipangkas atau dikonsolidasikan dari 15 menjadi 3 entitas, yakni asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi kredit.

Mengenai hal itu, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) sedang melakukan kajian internal atas rencana aksi korporasi tersebut. 

Baca Juga: Danantara Bakal Lakukan Konsolidasi Asuransi BUMN, Begini Respons Jasindo

Dalam proses tersebut, Corporate Secretary Tugu Insurance Dudi Subekti mengatakan perusahaan terus berkoordinasi secara intensif dengan holding.

"Kami juga berkoordinasi dengan Danantara guna memastikan setiap perkembangan berjalan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya kepada Kontan, Kamis (12/2/2026).

Bagi Tugu Insurance, Dudi menyampaikan kepentingan investor merupakan prioritas utama dalam menyikapi setiap kemungkinan aksi korporasi. Oleh karena itu, dia bilang setiap langkah yang diambil akan mempertimbangkan prinsip kehatihatian, transparansi, serta keberlanjutan nilai bagi seluruh pemegang saham.

Berdasarkan laporan keuangan di situs resmi perusahaan, Tugu Insurance membukukan pendapatan premi sebesar Rp 6,01 triliun per akhir 2025. Adapun laba setelah pajak perusahaan tercatat sebesar Rp 575,04 miliar. 

Sementara itu, aset tercatat sebesar Rp 20,08 triliun dan ekuitas sebesar Rp 6,21 triliun per akhir 2025. 

Selanjutnya: Cerita Hashim Soal Pebisnis AS Minta Pencabutan Izin 28 Perusahaan Dibatalkan

Menarik Dibaca: Anti Pucat! Ini 4 Warna Lipstik yang Cocok untuk Kulit Kuning Langsat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×