kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Bankir pasrah kredit hanya tumbuh single digit


Kamis, 20 Oktober 2016 / 20:23 WIB
Bankir pasrah kredit hanya tumbuh single digit


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Para bankir pasrah akan realisasi kredit pada tahun ini hanya single digit. Pasalnya, perlambatan ekonomi menyebabkan penyaluran kredit rendah, diikuti dengan ekonomi yang lesu membuat risiko kredit semakin meningkat, sehingga bank cenderung hati-hati dalam menyalurkan kredit.

“Kondisi perekonomian nasional lambat,” kata Herwidayatmo, Direktur Utama PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin), Kamis (10/10). Alasan itu membuat Bank Panin memperkirakan pertumbuhan kredit akan sama dengan kisaran pertumbuhan kredit Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 6%-7%.

Bank Panin membuktikan perlambatan kredit masih terjadi hingga saat ini, karena perusahaan hanya mencatat pertumbuhan kredit sebesar 5,30% menjadi Rp 119 triliun per September 2016 dibandinkan posisi Rp 113,72 triliun per September 2015. “Perlambatan kredit terjadi pada semua segmen kredit,” tambahnya.

Sependapat, Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk mengatakan, pertumbuhan kredit masih lesu dan program pengampunan pajak atau tax amnesty membuat nasabah melunasi pinjaman-pinjaman mereka dengan dana sendiri. Bank OCBC NISP memprediksi, pertumbuhan kredit berkisar 6%-7% di akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×