| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

BCA lirik potensi surat berharga komersial

Kamis, 27 Juli 2017 / 20:52 WIB

BCA lirik potensi surat berharga komersial

JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan mencermati potensi surat berhaga komersial (commercial papers) kedepan. Apalagi, Bank Indonesia (BI) sudah memberikan aturan resmi terkait hal ini dalam bentuk PBI.

Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA mengatakan, ada potensi bank bisa memanfaatkan surat berharga komersial ini untuk menambah likuditas jangka pendek. “Sebelum membeli commercial papers ini memang harus ada analisa yang dilakukan,” ujar Jahja ketika paparan, Kamis (27/7). Analisa ini terkait dengan rating dan kualitas dari perusahaan non bank yang menerbitkan surat berharga komersial ini.

Dengan adanya aturan jelas mengenai surat berharga komersial ini, bank bisa memanfaaatkannya untuk membantu likuditas sesuai kebutuhan tenor pembiayaan yang ada.

Sebelumnya, BI resmi menerbitkan aturan mengenai surat berharga komersial (commercial paper). Aturan ini tertuang dalam PBI No 19/9/PBI/2017.

Agus Martowardojo, Gubernur BI mengatakan, tujuan penerbitan aturan ini untuk mengaktifkan kembali instrumen pembiayaan jangka pendek melalui pasar. "Selain itu dengan aturan ini akan meningkatkan tata kelola dan pendalaman pasar keuangan serta mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter," ujar Agus dalam keterangan tertulis, Selasa (25/7).


Reporter: Galvan Yudistira
Editor: Johana K.

LIKUIDITAS PERBANKAN

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = 0.0392 || diagnostic_web = 0.2225

×