KEUANGAN
Berita
BI mengawasi likuiditas sejumlah bank

LIKUIDITAS BANK

BI mengawasi likuiditas sejumlah bank


Telah dibaca sebanyak 1687 kali
BI mengawasi likuiditas sejumlah bank

JAKARTA. Likuiditas industri perbankan semakin mengetat. Karena itu, sejumlah bank mengajukan fasilitas pinjaman kepada Bank Indonesia (BI). Meski otoritas perbankan tersebut mengakui likuiditas surut, Deputi Gubernur BI, Hendar mengklaim, jumlah bank yang mengajukan fasilitas pinjaman tidak banyak.

"Di bank yang berskala kecil atau mikro, kami ketahui ada beberapa yang mengalami kesulitan likuiditas dan terpaksa meminjam kepada BI," kata Hendar di Jakarta, Rabu (21/8).

Hendar menyebut alasan sejumlah bank meminta fasilitas pinjaman kepada BI adalah lantaran semakin sulit mengantongi dana segar dari masyarakat.

Saking ketatnya, BI tengah menyoroti kesehatan beberapa bank. Berdasar pantauan BI, saat Ramadan kemarin, kebutuhan likuiditas tinggi. Namun begitu Lebaran usai, BI yakin likuiditas akan kembali lagi.

CAR dalam kondisi aman

Meski ketat, ia menjamin rasio kecukupan modal (CAR) industri tak terancam. Menurutnya, rasio kecukupan modal perbankan di Indonesia masih di atas 8%.

"Jadi kami hanya perlu memonitor, bahwa individual bank harus memiliki manajemen likuiditas yang cukup. Ini hanya untuk sementara, karena memang kebutuhan likuiditas kemarin tinggi," kata Hendar.

Untuk mengatur likuiditas, BI akhirnya mengeluarkan sejumlah langkah seperti menerbitkan instrumen Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI) dan merevisi besaran GWM-LCR dan GWM-Sekunder 2.

Telah dibaca sebanyak 1687 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..