kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.866   19,00   0,11%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

BNI tak khawatir pada aturan GWM baru


Senin, 19 Agustus 2013 / 18:28 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi konser Justin Bieber di Indonesia.


Reporter: Marti Riani Maghfiroh |

JAKARTA. Perubahan regulasi Giro Wajib Minimum Loan Deposit Rasio (GWM - LDR) menjadi 78%-92% dari 78%-100% diyakini tak banyak berpengaruh pada bisnis PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

“Kami memang tak mau LDR menyentuh100%. Setidaknya 80%-85%, itu batas yang istilahnya bagi kami coverable,” tutur Direktur Utama BNI, Gatot M. Suwondo.

Gatot bilang, kredit sektor ritel dan konsumen tetap menjadi fokus bisnisnya di tahun ini. “Kalau kami mau naikkan kredit kami harus pastikan dulu funding kami juga siap. Itu untuk menjaga likuiditas“, tambahnya.

Sekadar informasi, per akhir semester I 2013, BNI mencatat LDR sebesar 84%. Nilai ini naik dari posisi tahun lalu yakni sebesar 73,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×