kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BNI tak khawatir pada aturan GWM baru


Senin, 19 Agustus 2013 / 18:28 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi konser Justin Bieber di Indonesia.


Reporter: Marti Riani Maghfiroh |

JAKARTA. Perubahan regulasi Giro Wajib Minimum Loan Deposit Rasio (GWM - LDR) menjadi 78%-92% dari 78%-100% diyakini tak banyak berpengaruh pada bisnis PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

“Kami memang tak mau LDR menyentuh100%. Setidaknya 80%-85%, itu batas yang istilahnya bagi kami coverable,” tutur Direktur Utama BNI, Gatot M. Suwondo.

Gatot bilang, kredit sektor ritel dan konsumen tetap menjadi fokus bisnisnya di tahun ini. “Kalau kami mau naikkan kredit kami harus pastikan dulu funding kami juga siap. Itu untuk menjaga likuiditas“, tambahnya.

Sekadar informasi, per akhir semester I 2013, BNI mencatat LDR sebesar 84%. Nilai ini naik dari posisi tahun lalu yakni sebesar 73,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×