: WIB    —   
indikator  I  

Uji kelayakan pengurus OJK belum jelas

Uji kelayakan pengurus OJK belum jelas

JAKARTA. Proses uji kepatutan dan kelayakan calon Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 20172022 masih belum jelas. Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan memanggil terlebih dahulu panitia seleksi (pansel) Komisioner OJK sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Misbakhun, anggota Komisi XI DPR bilang, DPR masih akan memanggil panitia seleksi OJK pada medio April nanti. "Setelah panggil pansel, baru akan ditentukan agenda selanjutnya," jelas Misbakhun, kemarin.

Alhasil, peta dukungan di DPR juga belum bisa terbaca. Yang terang, dua nama calon Ketua Dewan Komisioner OJK periode 20172022 yang telah dipilih Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) yakni Wimboh Santoso dan Sigit Pramono mendapat apresiasi dari para bankir. Keduanya adalah bankir senior yang punya banyak pengalaman.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menilai, keduanya memiliki rekam jejak baik. Namun, keputusan ada di DPR. Kata Tiko, panggilan karibnya, siapapun yang akan menduduki kursi Ketua Dewan Komisioner OJK harus dapat membantu stabilitas makro ekonomi dan moneter Indonesia.

"Dalam hal ini. Pak Wimboh dari Bank Indonesia, keahliannya banyak ke arah moneter dan kebijakan makro. Kalau Pak Sigit, pemahaman perbankan kuat. Masing-masing punya kelebihannya sendiri," ujar dia pekan lalu.

Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi berharap, siapapun yang menjadi ketua Dewan Komisioner OJK dapat lebih memahami industri perbankan di Tanah Air.


Reporter Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor Dupla KS

PIMPINAN OJK

Feedback   ↑ x
Close [X]