kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

17 Maret, 6 direksi BNI akan diganti


Minggu, 08 Maret 2015 / 20:10 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menjual barang dagangannya berupa kerudung melalui aplikasi media sosial dengan cara live shopping di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Negara Indonesia (BNI) akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Maret mendatang. Agendanya adalah memilih 6 direksi baru dan sejumlah komisaris baru.

Menurut Tribuana Tunggadewi, Sekretaris Perusahaan BNI, RUPSLB yang diagendakan minggu depan memang bertujuan mengisi personel baru untuk Dewan Direksi dan Dewan Komisaris BNI yang telah menjabat 2 periode dan harus diganti. "Saat ini dari 10 anggota Dewan Direksi, hanya 4 yang masih bisa menjabat lagi karena baru 1 periode," kata Tribuana kepada KONTAN, Minggu (8/3).

Keempat orang itu adalah Direktur Operasi dan Teknologi Informasi Honggo Widjojo Kangmasto, Direktur Risiko Sutanto, Direktur Jaringan dan Layanan Adi Setianto, dan Direktur Konsumer dan Ritel Darmadi Sutanto. "Selebihnya sudah menjabat 2 periode," ujar Tribuana.

Untuk Dewan Komisaris BNI, ada 5 orang yang akan diganti karena telah menjabat 2 periode. Antara lain Komisaris Utama Peter B Stok, Wakil Komisaris Utama Tirta Hidayat. Ditambah tiga Komisaris Independen, yakni Achil Ridwan Djajadiningrat, Fero Poerbonegoro, Bangun Sarwito Kusmuljono.

"Untuk wajah baru, kami belum tahu siapa saja. Karena pengajuannya melalui Komite Renumerasi dan Nominasi pada Kementerian BUMN. Yang pasti ada kandidat internal BNI," pungkas Tribuana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×