kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

2017, Realisasi kredit Bank Banten Rp 5,1 triliun, melompat 56%


Minggu, 18 Februari 2018 / 15:15 WIB
ILUSTRASI. Papan Ppetunjuk Suku Bunga Tabungan dan Deposito


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) masih mencatat kerugian sepanjang 2017. Namun, kerugian di 2017 diklaim lebih kecil dibandingkan 2016.

Fahmi Bagus Mahesa, Direktur Utama Bank Banten bilang sepanjang 2017 bank belum membukukan laba. "Namun kerugian sudah jauh menurun dibandingkan 2016," kata Fahmi kepada kontan.co.id, Minggu (18/2).

Berapa angka kerugian Bank Banten selama 2017?

Fahmi mengaku belum bisa menyebut karena masih menunggu proses audit selesai.

Sebagai gambaran sepanjang 2016 Bank Banten mengalami kerugian Rp 405,1 miliar. Meskipun mengalami kerugian, Bank Banten sepanjang 2017 mencatat kinerja dari sisi realisasi kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang cukup bagus.

Sepanjang 2017, bank berkode saham BEKS di bursa efek Indonesia ini mencatat realisasi kredit Rp 5,1 triliun naik 56,32% year on year. Sedangkan DPK Rp 5,5 triliun naik 42,53% yoy. Sedangkan dari sisi aset Bank Banten mencatat Rp 7,6 triliun naik 45,78% yoy.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×