kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AAJI Mencatat Pendapatan Asuransi Jiwa Capai Rp 107,32 Triliun pada Semester I


Kamis, 24 Agustus 2023 / 13:10 WIB
AAJI Mencatat Pendapatan Asuransi Jiwa Capai Rp 107,32 Triliun pada Semester I
ILUSTRASI. Pekerja membersihkan logo perusahaan asuransi jiwa di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di jakarta, Rabu (2/8/2023). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/08/2023.


Reporter: Vina Destya | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat adanya kenaikan total pendapatan pada Semester I-2023 sebanyak 1,8% atau menjadi Rp 107,32 triliun. Sebelumnya, AAJI mencatat total pendapatan di Semester I-2022 sebanyak Rp 105,44 triliun. 

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan bahwa peningkatan total pendapatan didorong oleh peningkatan signifikan pada hasil investasi.

“Peningkatan hasil investasi yang mencapai kenaikan 241,5%,” ujar Budi dalam Konferensi Pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Semester I-2023 di Jakarta, Kamis (24/8).

Baca Juga: Klaim Imbal Hasil di Atas Industri, Dirut Taspen Ungkap Strategi Investasi

Peningkatan hasil investasi ini cukup jauh dibandingkan semester I-2022 di mana AAJI mencatatkan hasil investasi pada periode tersebut sebanyak Rp 4,8 triliun. Sementara pada Semester I-2023 mencatatkan sebesar Rp 16,38 triliun.

Hasil investasi memiliki kontribusi yang cukup tinggi pada total pendapatan yaitu sebanyak 15,3%.

Meningkatnya hasil investasi Ini, Budi sebutkan karena dipengaruhi kinerja positif dari instrumen investasi Surat Berharga Negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×