kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

AAUI: Asuransi Umum Belum Dilibatkan Dalam Program Kopdes Merah Putih


Senin, 23 Februari 2026 / 09:15 WIB
AAUI: Asuransi Umum Belum Dilibatkan Dalam Program Kopdes Merah Putih
ILUSTRASI. Suasana kantor Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Jakarta (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana membangun lebih dari 80.000 gerai fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Indonesia. Adapun pemerintah membidik sebanyak 26.000 titik gerai fisik sudah harus terbangun pada April 2026.

Mengenai hal itu, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan industri asuransi umum sejauh ini belum dilibatkan dalam pembangunan Kopdes Merah Putih. 

Meskipun demikian, Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan pihaknya sudah memberikan sinyal beberapa kali agar industri asuransi dilibatkan dalam program Kopdes Merah Putih. Dia mengakui bahwa sebenarnya program tersebut bisa menjadi peluang bagi industri asuransi umum.

Baca Juga: AAUI: Pendapatan Premi Reasuransi Mencapai Rp 17,82 Triliun per Akhir 2025

"Belum, kami belum pernah di-halo-halo, ya. Mereka belum merasa perlu atau bagaimana, kami sudah kasih sinyal beberapa kali minta dilibatkan, tetapi belum," katanya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).

Budi juga mengatakan pihaknya masih melihat skema yang pas agar asuransi bisa terlibat jika sepenuhnya Kopdes Merah Putih beroperasi. Dia juga menyoroti soal sumber pembayaran premi jika memang asuransi terlibat nantinya. 

"Ujungnya kalau koperasi itu ada anggota, anggota koperasi yang bayar. Apa anggotanya harus mau dibebankan lagi?" tuturnya.

Baca Juga: Premi Asuransi Kendaraan Bermotor Terkontraksi pada 2025, AAUI Beberkan Penyebabnya

Terkait kinerja, data AAUI mencatat pendapatan premi asuransi umum per akhir 2025 mencapai Rp 112,81 triliun. Nilainya tumbuh 4,8%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Sementara itu, AAUI mencatat total klaim yang dibayarkan industri asuransi umum per akhir 2025 sebesar Rp 48,96 triliun. Nilainya meningkat 4,1%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×