kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ada Perubahan Organisasi OJK di RUU P2SK, Begini Kata Bos OJK


Selasa, 13 Desember 2022 / 16:51 WIB
ILUSTRASI. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bilang, setelah RUU P2SK sah menjadi UU, maka apa yang diatur akan lebih dijabarkan dalam peraturan pelaksanaannya.


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - SEMARANG.  Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) bakal mengubah organisasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mulai dari jumlah dewan komisioner OJK, kemunculan badan supervisi OJK hingga anggaran lembaga tersebut

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bilang, setelah RUU P2SK itu sah menjadi UU, maka apa yang diatur akan lebih dijabarkan dalam peraturan pelaksanaannya. Dalam pembahasannya nanti akan mengajak diskusi pelaku industri.

“Nanti pada gilirannya (pelaku industri) akan juga ikut serta dalam perumusan peraturan pelaksanaannya sehingga sektor jasa keuangan bisa memberikan kontribusi yang lebih besar lagi pada stabilitas perekonomian,” ujar Mahendra kepada wartawan di Semarang, Selasa (13/12).

Baca Juga: OJK Angkat Bicara Soal TaniFund yang Dikabarkan Gagal Bayar ke Lender

Lebih lanjut, ia menambahkan, ada beberapa pasal penting yang bakal lebih jelas dalam memberikan mandat dan tanggung jawab kepada OJK. Sehingga, harapannya bakal lebih baik lagi dalam hal pengawasan OJK.

Ke depannya, Mahendra bilang, OJK berkomitmen menyelesaikan masalah yang masih harus dilakukan berdasarkan apa yang sudah jalankan sampai akhir tahun ini.

Harapannya, hal tersebut bisa memberikan rasa kepercayan yang baik terhadap keseluruhan sektor jasa keuangan maupun industri-industri yang terus melakukan penguatan.

“Masing-masing industri ada beberapa penekanan,” imbuhnya.

Baca Juga: Lakukan Pemeriksaan Khusus, OJK Jelaskan Alasan Gagal Bayar TaniFund

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×