kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

ADB Salurkan pinjaman US$ 370 juta ke Indonesia


Senin, 17 Desember 2012 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. Pengacara Ricardo Simanjuntak. Ini kata pakar hukum kepailitan terkait wacana moratorium PKPU dan kepailitan


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa

JAKARTA. Sepanjang tahun 2012, Asian Development Bank (ADB) sudah menyalurkan pinjaman kepada Indonesia sebesar US$ 370 juta.

Rinciannya, US$ 70 juta untuk infrastruktur. Kemudian “US$ 300 juta untuk reformasi memperbaiki konektivitas," ucap Deputy Country Director Indonesia ADB Edimon Ginting.

Ia menyebut, sampai 2014, ADB berkomitmen untuk menyalurkan pinjaman hingga US$ 1,7 miliar. Sebagian besar kredit tersebut bakal mengalir ke sektor infrastruktur.

Sampai saat ini, pinjaman ADB memiliki porsi 90 % untuk proyek pemerintah dan 10 % swasta. Edimon menyebut bahwa bunga yang diberikan ADB ke pemerintah akan selalu lebih murah dibanding ke swasta.

"Range sekarang tergantung Libor. Perhitungannya adalah berapa persentase Libor ditambah 0,2. Bila Libor 0,75%, jadi ADB memberi bunga 0,95 %," katanya.

Sedangkan untuk bunga pinjaman ke swasta, Edimon mengatakan bahwa hal tersebut tergantung risiko. "Misalnya perusahaan bagus AAA, akan kecil risiko,” jelasnya.

Ia berharap, pada 2020 ADB akan memberi pinjaman dengan porsi 50 % pemerintah dan 50 % swasta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×