kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Adira Finance Catatkan Pembiayaan Kendaraan Listrik Rp 100 Miliar pada Februari 2026


Jumat, 13 Maret 2026 / 17:20 WIB
Adira Finance Catatkan Pembiayaan Kendaraan Listrik Rp 100 Miliar pada Februari 2026
ILUSTRASI. Pembiayaan Adira Finance dan Kredit Bank Danamon (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatatkan pembiayaan listrik berada pada kisaran Rp100 miliar per Februari 2026.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mencatat peningkatan pembiayaan kendaraan listrik mencapai 39.1% YoY pada Januari 2026.

Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani menilai tren peningkatan ini terjadi karena masyarakat mulai melihat kendaraan listrik sebagai alternatif kendaraan yang bersifat berkelanjutan sekaligus untuk efisiensi biaya energi dan pajak.

Baca Juga: Prudential Syariah: Dampak Konflik Timur Tengah ke Asuransi Umrah Masih Terbatas

"Masih tingginya pembayaran kendaraan listrik disebabkan semakin banyak konsumen yang melihat kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas jangka panjang," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (13/3/26).

Selain itu, saat ini berbagai merek juga berinovasi menghadirkan banyak pilihan model dengan harga yang kompetitif sehingga turut mendorong minat pada kendaraan listrik.

Melihat pertumbuhan bisnis yang positif ini, Gani menilai pasar kendaraan listrik akan makin kompetitif dan berpotensi bergeser dari segmen yang sebelumnya eksklusif menjadi lebih mass market atau merajai pasar yang lebih luas.

Meskipun pertumbuhan ini juga berpotensi membuka peluang penyaluran pembiayaan kendaraan listrik lebih luas lagi, ia tetap melihat adanya sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah pesatnya perkembangan teknologi baterai dikhawatirkan bisa memengaruhi penurunan harga kendaraan listrik di pasar kendaraan bekas.

Begitu juga kondisi ekonomi yang masih dihadapkan pada ketidakpastian membuat perusahaan harus lebih berhati-hati dan selektif dalam melakukan penyaluran pembiayaan. "Penyalurannya tetap perlu dilakukan secara selektif dan prudent," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×