kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Adira Finance Catatkan Perolehan Laba Mencapai Rp 1,69 Triliun per Kuartal III-2026


Minggu, 01 November 2026 / 13:44 WIB
Adira Finance Catatkan Perolehan Laba Mencapai Rp 1,69 Triliun per Kuartal III-2026
ILUSTRASI. Pembiayaan Multiguna Menjadi Penopang Multifinance (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan kinerja positif terkait perolehan laba per kuartal III-2026. Berdasarkan laporan keuangan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Adira Finance memperoleh laba sebesar Rp 1,69 triliun per kuartal III-2026. Nilainya mengalami pertumbuhan 55,04% secara Year on Year (YoY).

Pertumbuhan laba tersebut salah satunya ditopang total pendapatan yang juga tumbuh 8,77% secara YoY, menjadi Rp 9,8 triliun per kuartal III-2026. Adapun kontributor utama pendapatan perusahaan per kuartal III-2026 disumbang pos pembiayaan konsumen sebesar Rp 6,33 triliun. Nilainya bertumbuh 13,85% YoY.

Sementara itu, Adira Finance membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 35,1 triliun per kuartal III-2026, atau meningkat 13% YoY. Kinerja itu didukung oleh peningkatan pembiayaan di seluruh segmen baik otomotif maupun nonotomotif.

Baca Juga: Pendapatan Bunga Bersih KB Bank Melonjak 28,94% hingga September 2026

Piutang pembiayaan yang dikelola perusahaan mencapai Rp 65,8 triliun per kuartal III-2026, atau meningkat 7% secara YoY. Total beban perusahaan relatif stabil sebesar Rp 7,6 triliun, antara lain didukung penurunan beban bunga dan beban penyisihan kerugian penurunan nilai masing-masing sebesar 14% dan 10% YoY. 

Sejalan dengan pertumbuhan kinerja keuangan, rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) gross konsolidasian tercatat sebesar 1,8% per kuartal III-2026. Angkanya membaik, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,1%. 

Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani menerangkan, perusahaan akan terus menjaga kualitas pembiayaan melalui penerapan proses underwriting yang prudent, serta penguatan aktivitas monitoring dan collection ke depannya. 

"Perusahaan akan terus menjaga profitabilitas melalui pertumbuhan pembiayaan yang sehat,  diversifikasi sumber pendanaan, serta peningkatan efisiensi operasional," ucapnya dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

Di tengah dinamika suku bunga dan tekanan daya beli masyarakat, Gani mengatakan Adira Finance akan terus mencermati perkembangan kondisi pasar dan menyesuaikan strategi bisnis secara terukur untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan.

Untuk mendukung pengembangan bisnis, Adira Finance juga terus mengoptimalkan jaringan usaha yang kini mencapai 847 kantor cabang dan kantor satelit di seluruh Indonesia. 

Baca Juga: Perpanjangan Kebijakan Uang Muka KPR Diharapkan Bantu Tingkatkan Penetrasi Asuransi

Lebih lanjut, Direktur Utama Adira Finance Dewa Made Susila mengatakam perusahaan juga melanjutkan penguatan operasional pascamerger dengan Mandala Finance. Pada Oktober 2026, dia bilang perusahaan memasuki tahap Operational Day 1 (OD1), yang menandai penyatuan operasional kedua perusahaan. 

Made menyebut integrasi itu menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan jaringan dan kapabilitas bisnis, meningkatkan kualitas layanan, serta membuka peluang pertumbuhan pembiayaan yang lebih luas.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, Made menyebut perusahaan akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan. 

"Di saat yang sama, integrasi operasional pascamerger menjadi momentum penting bagi Adira Finance untuk meningkatkan produktivitas jaringan, mengoptimalkan sinergi dengan Bank Danamon dan MUFG Group, serta memperkuat daya saing perusahaan ke depan,” Kata Made.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×