kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

AFPI: Fintech pertanian masih potensial untuk berkembang pesat


Jumat, 16 Agustus 2019 / 10:31 WIB
ILUSTRASI. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengatakan, fintech pertanian masih potensial untuk berkembang pesat. Alasannya selain sebagai negara maritim, Indonesia juga adalah negara agraris.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas AFPI Tumbur Pardede mengatakan akses finansial kepada sektor UMKM pertanian masih terbatas.

Baca Juga: Potensi bisnis start up bisa melaju kencang

"Melalui fintech lending, yang memiliki analisa dan metode berbeda memakai teknologi algoritma dengan institusi keuangan konvensional, serta kecocokan dengan kebutuhan permodalan pelaku usaha umkm pertanian, maka potensi permodalan ke depan akan semakin meningkat,"kata Tumbur Pardede kepada Kontan.co.id, Kamis (15/8).

Tumbur juga bilang, fintech lending sektor produktif akan menekankan kepada para pelaku usaha yang bergabung dalam suatu ekosistem atau kelompok dimana melalui kerjasama dengan ekosistem atau kelompok tersebut, mampu memberikan data transaksi usaha atau data pendapatan para pelaku usaha yang membutuhkan permodalan.

Baca Juga: Simak daftar 127 fintech lending legal agar terhindar dari jeratan pinjol ilegal

Dimana data-data tersebut merupakan parameter yang penting bagi fintech lending.

Fintech perlu membangun sistem pendukung bagi para petani. Mulai dari sarana produksi berkualitas seperti bibit dan pupuk, akses pemasaran, dan juga instrumen perlindungan melalui asuransi.

Oleh karena itu, menurut dia, keberadaan fintech pertanian menjadi harapan besar bagi petani-petani di negara ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×