kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Alasan bank pikir dua kali ekspansi cabang


Selasa, 19 Desember 2017 / 11:08 WIB
Alasan bank pikir dua kali ekspansi cabang


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank besar mengaku tahun ini tak akan banyak menambah cabang dan infrastruktur ATM. Hal ini seiring dengan implementasi digital banking.

Bianto Surodjo, Direktur Retail Banking PT Bank Permata Tbk bilang, fokus bank tahun depan adalah memperkuat digital banking, antara lain internet dan mobile banking.

"Kami hanya akan menambah ATM sesuai dengan kebutuhan saja karena saat ini nasabah bisa menarik tunai di jaringan ATM di manapun seiring adanya interkoneksi," kata Bianto kepada kontan.co.id, Selasa (19/12).

Pada tahun depan, Bank Permata ingin menjadi pemimpin dalam hal inovasi fungsi mobile dan internet banking. Hal ini karena saat ini produk digital banking Permata tidak hanya bisa digunakan untuk fitur tabunga tradisional tapi juga kartu kredit, reksadana dan obligasi.

Glen Glenardi, Presiden Direktur PT Bank Bukopin Tbk bilang, tahun depan, bank rencananya hanya melakukan satu penambahan cabang yaitu di Kendari. "Modal yang dibutuhkan untuk ekspansi ke Indonesia timur relatif rendah," kata Glen kepada kontan.co.id, Selasa (19/12).

Budi Satria, Direktur BTN bilang tahun depan bank masih berencana melakukan pembukaan 25 unit kerja baru.

"Terdiri dari 16 unit konvensional dan 9 syariah," kata Budi. Sedangkan untuk penambahan ATM rencananya dilakukan sebanyak 29 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×