kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Allo Bank (BBHI) Bidik NIM 10%–10,5% hingga Akhir 2026, Ini Strategi Jaga Profit


Kamis, 22 Oktober 2026 / 16:36 WIB
Allo Bank (BBHI) Bidik NIM 10%–10,5% hingga Akhir 2026, Ini Strategi Jaga Profit
ILUSTRASI. PT Allo Bank Indonesia Tbk (Dok/AlloBank)


Reporter: Aura Putri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) menargetkan rasio net interest margin (NIM) tetap terjaga di kisaran 10%-10,5% hingga akhir 2026. Untuk mencapai target tersebut, Allo Bank memperkuat dana murah dan mengoptimalkan pendapatan non bunga.

Digital Strategy Head Allo Bank Destya D. Pradityo mengatakan, NIM Allo Bank mencapai 10,9% pada kuartal II 2026. Angka tersebut berada di atas rata-rata industri perbankan.

"Untuk menjaganya, kami menjalankan beberapa strategi. Pertama, memperbesar porsi dana murah melalui penguatan transaksi harian seperti QRIS, transfer, pembayaran tagihan, dan payroll," ujar Destya kepada Kontan, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga: OJK Catat Premi Asuransi Kendaraan Turun 1,57% Saat Penjualan Kendaraan Naik

Kedua, Allo Bank menerapkan pengelolaan aset dan liabilitas secara disiplin, termasuk menyelaraskan tenor pendanaan dengan tenor kredit.

Ketiga, bank juga menerapkan penetapan bunga kredit berbasis risiko dan data untuk menjaga imbal hasil tanpa mengorbankan kualitas aset.

Keempat, memperkuat pendapatan nonbunga untuk menopang profitabilitas. Destya menyebut, pendapatan berbasis komisi Allo Bank melonjak 71% secara tahunan pada kuartal II 2026.

"Dengan fundamental tersebut, kami optimistis Allo Bank dapat melewati siklus suku bunga tinggi ini dengan baik dan tetap tumbuh secara sehat dan berkelanjutan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×