kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Amartha Tawarkan Imbal Hasil Sekitar 6%-14% per Tahun untuk Lender


Selasa, 06 Oktober 2026 / 18:23 WIB
Amartha Tawarkan Imbal Hasil Sekitar 6%-14% per Tahun untuk Lender
ILUSTRASI. Fintech, Pinjaman Online, Pinjol (KONTAN/Panji Indra)


Reporter: Belva Safina | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menawarkan imbal hasil untuk pemberi pinjaman (lender) di fintech peer-to-peer (P2P) lending sekitar 6% hingga 14% per tahun untuk saat ini. 

"Estimasi imbal hasil mulai 6% - 14% per tahun bergantung pada profil dan portofolio pendanaan yang dipilih. Pilihan investasinya mulai Rp 1 juta," jelas Vice President of Public Relation  Amartha Harumi Supit kepada Kontan, Selasa (6/10/2026).

Sebagai perbandingan, berdasarkan data Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), rata-rata imbal hasil penempatan dana di fintech peer-to-peer (P2P) lending antara 12%-20% per tahun tergantung sektor dan perjanjian pemberi pinjaman (lending).

Baca Juga: Adira Finance Catat Pembiayaan Multiguna Rp16,9 triliun pada Agustus 2026

Harumi Supit menambahkan, pembiayaan kepada sektor produktif tetap memiliki potensi sebagai salah satu alternatif investasi bagi para lender.

Namun, demikian ia mengingatkan agar setiap lender memahami terlebih dahulu profil risiko pendanaan yang dipilih, tidak sekadar melihat imbal hasil yang diberikan.

Di tengah tantangan industri dan kondisi ekonomi yang dinamis saat ini, Amartha melakukan diversifikasi sektor usaha serta mengembangkan credit scoring yang disesuaikan dengan profil dan kapasitas mitra. Langkah ini dipadukan dengan machine learning dan Artificial Intelligence (AI) lewat pendampingan lebih dari 10.000 tenaga lapangan. 

Baca Juga: OJK: 117 Perusahaan Asuransi dan Reasuransi Sudah Penuhi Ekuitas Minimum 2026

"Pendekatan ini membantu Amartha menyeleksi borrower secara lebih cermat sekaligus memastikan pendanaan tetap diarahkan pada kebutuhan usaha yang produktif," jelas Harumi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×