kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

April 2016, pembiayaan ACC Group tumbuh 5%


Selasa, 17 Mei 2016 / 22:15 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Memasuki April 2016, pembiayaan kendaraan oleh perusahaan pembiayaan (multifinance) mulai mengalami perbaikan. Belanja pemerintah atas pembangunan infrastruktur disebut menjadi penyelamat pembiayaan multifinance.

Jodjana Jody, Presiden Direktur Chief Executive Officer Astra Credit Companies (ACC Group) mengatakan, khusus bulan April, penyaluran pembiayaannya mulai terangkat berkisar 5%.

Kata dia, pembiayaan ACC Group pada April mencapai Rp 2,08 triliun. Secara kumulatif, pembiayaan hingga April mencapai Rp 8,6 triliun naik 4% secara year on year (yoy).

Angka tersebut dinilai Jodjana cukup baik jika dibandingkan dengan pertumbuhan penjualan kendaraan hanya mencapai 1,9%. 

"Masih in line dengan target kami. Meski daya beli konsumen memang masih rendah. Namun adanya proyek infrastruktur turut berpengaruh atas kinerja kami," terang Jodjana, Selasa (17/5).

Saat ini, diakui Jodjana, perusahaan multifinance mengandalkan dua faktor untuk menaikan penyaluran pembiayaannya. Pertama, mengandalkan belanja pemerintah. "Pembangunan infrastruktur otomatis akan mendorong belanja kendaraan baru," tutur Jodjana.

Kedua, suku bunga kredit yang disebut Jodjana akan berpeluang turun. Rencana penetapan bunga kredit single digit untuk perbankan menjadi daya tarik nasabah untuk melakukan pembelian kendaraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×