Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – TANGERANG. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus memperkuat kualitas layanan nasabah melalui Halo BCA dengan menghadirkan akses layanan terpadu dalam satu aplikasi.
Sepanjang 2025, layanan contact center ini mencatat sekitar 30 juta interaksi nasabah melalui berbagai kanal, mulai dari telepon, chat, hingga media sosial.
EVP Contact Center & Digital Services BCA, Adrianus Wagimin, mengatakan Halo BCA menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengintegrasikan layanan digital dan fisik untuk melayani lebih dari 43 juta rekening nasabah hingga akhir 2025.
“Sepanjang 2025, Halo BCA melayani sekitar 30 juta interaksi, termasuk penanganan laporan terkait kriminalitas yang dialami nasabah,” ujar Adrianus dalam talkshow di Mini Studio BCA Expoversary 2026, ICE BSD City, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga: Cenderung Melambat, Begini Strategi BCA Genjot Penyaluran Kredit Kenderaan Bermotor
Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Center (IASC) 2025, terdapat sekitar 400 ribu laporan penipuan finansial di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sekitar 23 ribu laporan masuk melalui Halo BCA. Modus yang paling banyak dilaporkan adalah scamming dan phishing yang mengatasnamakan BCA.
Adrianus menjelaskan, pelaku penipuan umumnya memancing korban dengan iming-iming keuntungan atau menebar ancaman agar korban memberikan data sensitif.
Scamming dilakukan dengan menyamar sebagai individu atau institusi tertentu, sedangkan phishing berfokus pada pencurian data melalui teknik rekayasa sosial.
Baca Juga: Begini Strategi BCA Life Dorong Pertumbuhan Premi pada Tahun 2026
Untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas layanan, Halo BCA kini dilengkapi fitur Voice over Internet Protocol (VoIP) yang memungkinkan nasabah menghubungi contact center tanpa biaya pulsa, cukup melalui aplikasi haloBCA.
Memasuki 2026, BCA juga menambahkan berbagai fitur baru, seperti live chat, pemantauan status laporan, pembukaan blokir PIN kartu ATM, pembaruan data nasabah, pengaturan OTP transaksi, hingga persetujuan digital langsung di aplikasi.
Selanjutnya: WEF Soroti Tantangan Tenaga Kerja, Pendidikan Tinggi Harus Bersiap Beradaptasi
Menarik Dibaca: 6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













